Matteo Salvini: Saya pasrah, Kini Inter Sudah Berada di Istanbul

Penulis: Uphit Kratos
Minggu 23 Apr 2023, 16:30 WIB - 18790 views
Matteo Salvini

Matteo Salvini

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Champions: Matteo Salvini, Wakil Perdana Menteri Italia dan fans AC Milan, menilai Rossoneri akan sulit memenangkan laga semifinal UCL melawan Inter Milan.

AC Milan memastikan satu tempat di babak empat besar kompetisi antarklub Eropa ini dengan cara yang menegangkan, setelah melewati hadangan pemuncak klasemen Serie A, Napoli dengan kemenangan agregat 2-1.

Berbicara kepada Salone del Mobile, Matteo Salvini mengungkap kekhawatirannya jelang laga semifinal Liga Champions League melawan Inter Milan.

"Saya pasrah, Inter sudah berada di Istanbul. Untuk leg pertama, saya akan pergi ke stadion dan berada di antara teman-teman, leg kedua saya akan menonton di tempat lain. Dan final, malam itu saya akan membaca buku yang bagus."

Pertemuan terakhir Milan dan Inter bertemu di Liga Champions terjadi pada musim 2004-05, ketika Rossoneri melaju ke babak semifinal setelah pertandingan perempat final yang sangat menegangkan.

Laga terakhir tersebut berakhir dengan kontroversi, sekaligus jadi momen ikonik Derby della Madonnina setelah para pendukung Nerazzurri melemparkan suar dan benda-benda lainnya ke lapangan, yang salah satunya mengenai kiper Dida.

Saat itu wasit terpaksa menghentikan pertandingan, dan para pemain justru terlihat santai menyaksikan momen brutal tersebut.

Salah satu foto yang hingga kini jadi ikon kerasnya pertandingan tersebut adalah, foto Marco Materazzi dan Rui Costa yang terlihat bersantai sambil menyaksikan kepungan asap suar yang memenuhi San Siro.

Artikel Tag: Inter Milan, AC Milan, Matteo Salvini

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/matteo-salvini-saya-pasrah-kini-inter-sudah-berada-di-istanbul
18790
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa
Yayan suryanto
Yayan suryanto
24 April 2023 18:54
Milan lebih baik di ucl dripada inter
Terima kasih, balasan untuk komentar ini sedang dimoderisasi.
160 karakter tersisa