Oliver Glasner Kecewa Crystal Palace Tak Dibantu Premier League
Oliver Glasner bingung jadwal Crystal Palace tak diubah. (Foto: Richard Pelham/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Oliver Glasner mengungkap kekecewaannya kepada Premier League setelah permintaan Crystal Palace untuk mengubah jadwal pertandingan melawan Arsenal ditolak. Pelatih asal Austria itu merasa timnya seharusnya mendapat tambahan waktu pemulihan sebelum tampil di final Conference League tengah pekan depan.
Crystal Palace akan menjamu Arsenal pada Ahad (24/5/2026) di Selhurst Park dalam laga terakhir Premier League musim ini. Setelah itu, The Eagles harus langsung terbang ke Leipzig, Jerman untuk menghadapi Rayo Vallecano pada final Conference League, Rabu (27/5/2026).
Padatnya jadwal membuat Glasner sempat mempertimbangkan melakukan rotasi besar saat menghadapi Arsenal. Namun, ia mengaku masih terus berubah pikiran terkait susunan pemain yang akan diturunkan. Ia sebelumnya sempat ingin memainkan tim pelapis penuh, sebelum akhirnya mempertimbangkan kembali keputusan tersebut karena pengalaman buruk melakukan rotasi besar musim ini.
Dalam konferensi pers jelang laga melawan Arsenal, Oliver Glasner mengaku sudah menghubungi Premier League pada Rabu pagi untuk meminta pertandingan dimajukan ke Sabtu agar timnya memiliki tambahan satu hari pemulihan.
“Kami mencoba memindahkan pertandingan ke Sabtu karena itu akan sangat membantu kami untuk final hari Rabu,” ujar Glasner. “Mereka mengatakan itu tidak memungkinkan karena ada masalah kontrak dan hak siar televisi. Saya rasa semua orang juga ingin pertandingan terakhir berjalan bersamaan dengan perayaan gelar Arsenal,” lanjutnya.
Glasner juga menjelaskan dirinya masih belum sepenuhnya menentukan komposisi tim untuk menghadapi Arsenal. Ia mengaku bisa berubah pikiran beberapa kali dalam sehari karena situasi yang sangat sulit. “Saya bisa mengubah pendapat tiga kali sehari sekarang, mulai dari rotasi penuh, tanpa rotasi, hingga setengah rotasi. Semua pilihan punya sisi positif dan negatif,” kata Glasner.
Menurutnya, pengalaman Crystal Palace musim ini membuktikan rotasi besar tidak selalu membawa hasil positif. Ia menyinggung laga melawan KuPS Kuopio dan Leeds United ketika Palace menurunkan dua susunan pemain berbeda dalam waktu singkat. “Saya punya banyak pengalaman buruk dengan rotasi besar. Saat menghadapi Leeds, kami memainkan 11 pemain baru dalam dua hari dan itu menjadi salah satu penampilan terburuk kami musim ini,” ujarnya.
Karena itu, Glasner memastikan Crystal Palace kemungkinan tidak akan mengganti seluruh pemain inti saat menghadapi Arsenal. Namun, beberapa pemain diperkirakan hanya tampil selama 45 menit agar kondisi fisik tetap terjaga menjelang final Conference League melawan Rayo Vallecano.
Artikel Tag: Arsenal, Crystal Palace, Premier League, Oliver Glasner
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/oliver-glasner-kecewa-crystal-palace-tak-dibantu-premier-league
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini