Swiss vs Aljazair: Pratinjau Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Penulis: Fery Andriyansyah
Rabu 01 Jul 2026, 19:30 WIB - 134 views
Swiss bertekad hentikan langkah Aljazair menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026

Swiss bertekad hentikan langkah Aljazair menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Foto: Alex Grimm/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: Swiss akan menghadapi Aljazair pada Jumat (3/7/2026) pukul 10.00 WIB di BC Place Vancouver dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026. La Nati lolos sebagai juara Grup B, sedangkan Les Fennecs melaju sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup J.

Swiss tampil impresif sepanjang fase grup dengan mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Tim asuhan Murat Yakin menutup fase grup sebagai pemuncak klasemen setelah mengalahkan Kanada 2-1 pada laga terakhir, meski sempat mendapat tekanan besar pada penghujung pertandingan.

Selama fase grup, La Nati mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan tiga kali. Produktivitas tersebut meningkat dibandingkan Piala Dunia 2022, ketika mereka hanya mencetak empat gol dengan jumlah kebobolan yang sama.

Apabila mampu mengalahkan Aljazair, Swiss akan mencatatkan keberhasilan menembus babak 16 besar untuk empat edisi Piala Dunia secara beruntun. Konsistensi tersebut menjadi bukti perkembangan mereka sebagai salah satu tim yang selalu sulit dikalahkan di turnamen besar.

Pemenang pertandingan ini akan menghadapi Kolombia atau Ghana pada babak 16 besar. Jalur tersebut memberi peluang bagi Swiss untuk melangkah jauh, mengingat mereka baru berpotensi bertemu tim penghuni 10 besar peringkat FIFA apabila mencapai perempat final.

Kepercayaan diri La Nati juga didukung catatan sembilan pertandingan kompetitif tanpa kekalahan. Dalam periode tersebut, mereka meraih enam kemenangan, sementara satu-satunya kekalahan dalam 10 laga kompetitif terakhir terjadi saat menghadapi juara Euro 2024, Spanyol, di UEFA Nations League pada November 2024.

Selain itu, lini pertahanan Swiss tampil sangat solid. Mereka hanya sekali kebobolan lebih dari satu gol dalam 14 pertandingan terakhir di semua kompetisi, menjadikan organisasi pertahanan sebagai salah satu kekuatan utama menjelang fase gugur.

Di sisi lain, Aljazair memastikan tiket ke babak 32 besar setelah bermain imbang dramatis 3-3 melawan Austria pada laga terakhir Grup J. Hasil tersebut cukup membawa Les Fennecs melaju bersama Austria ke fase gugur.

Pertandingan itu sempat mengingatkan banyak pihak pada laga kontroversial Piala Dunia 1982 yang dikenal sebagai "Disgrace of Gijon", ketika hasil pertandingan Austria dan Jerman Barat membuat Aljazair tersingkir karena selisih gol.

Kini, Les Fennecs berhasil menembus fase gugur Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah. Sebelumnya, mereka hanya pernah mencapai babak 16 besar pada edisi 2014 sebelum disingkirkan Jerman yang akhirnya keluar sebagai juara.

Pelatih Vladimir Petkovic juga membawa modal positif setelah hanya sekali kalah dalam tujuh pertandingan terakhir. Kemenangan atas Swiss akan menjadi kemenangan kelimanya dalam delapan pertandingan bersama Aljazair.

Rekor pertemuan belum berpihak kepada wakil Afrika tersebut. Les Fennecs kalah dalam dua pertemuan sebelumnya melawan Swiss, yakni 2-1 pada 1983 dan 2-0 pada 1986, yang keduanya terjadi dalam laga persahabatan.

Swiss hanya memiliki satu persoalan kebugaran menjelang pertandingan ini. Silvan Widmer mengalami masalah pada pinggul dan absen dalam sesi latihan, meski peluangnya untuk tampil belum sepenuhnya tertutup.

Luca Jaquez berpeluang mengisi posisi bek kanan apabila Widmer belum pulih. Nico Elvedi dan Manuel Akanji diperkirakan tetap menjadi duet bek tengah, sementara Granit Xhaka hampir pasti memimpin lini tengah dengan dukungan Johan Manzambi di belakang Breel Embolo.

Di kubu Aljazair, Mohamed El Amine Amoura masih diragukan akibat cedera yang belum sepenuhnya pulih. Bila tidak siap tampil sejak awal, Riyad Mahrez, Ibrahim Maza, Fares Chaibi, dan Amine Gouiri diprediksi mengisi lini depan.

Nabil Bentaleb juga berpeluang mencatat penampilan ke-64 bersama tim nasional. Gelandang berpengalaman itu diperkirakan akan mengawal lini tengah di depan duet bek Aissa Mandi dan Ramy Bensebaini untuk meredam agresivitas serangan Swiss.

Artikel Tag: Swiss, Piala Dunia, Aljazair, Piala Dunia 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/swiss-vs-aljazair-pratinjau-babak-32-besar-piala-dunia-2026
134
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini