Tiga Pelajaran Bagi Ruben Amorim dari Hasil Imbang Milan Lawan Celtic
Ruben Amorim
Berita Liga Italia: Media Italia mengulas tiga poin penting dari hasil imbang 2-2 AC Milan melawan Celtic, mulai dari kendala taktik Ruben Amorim hingga eksperimen posisi baru.
Laga uji coba pramusim pertama AC Milan melawan Celtic menyisakan sejumlah pelajaran penting bagi pelatih Ruben Amorim, meski hasil akhir berakhir imbang 2-2. Menurut analisis SempreMilan, terdapat tiga poin utama yang bisa jadi perhatian.
Poin pertama menyoroti kendala adaptasi taktik. Amorim menerapkan struktur build-up yang ketat, mengharuskan tim membangun serangan lewat operan pendek di setiap lini.
Kedua gol Celtic justru tercipta dari kesalahan umpan pendek semacam ini, oleh Strahinja Pavlovic dan Samuele Ricci, yang menunjukkan filosofi baru ini masih perlu waktu adaptasi bagi sejumlah pemain.
Poin kedua menyoroti momentum Francesco Camarda, yang baru sehari sebelumnya menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2031.
Meski sempat kalah bersaing dari Andrej Kostic di starting line-up, penampilan impresif Camarda usai masuk sebagai pemain pengganti, mencetak brace sekaligus menunjukkan insting penyerang tengah sejati.
Poin ketiga menyoroti eksperimen taktik Amorim mengubah Samuel Chukwueze dari winger alami menjadi wing-back, mengikuti pola yang pernah ia terapkan pada pemain seperti Nuno Tavares dan Amad Diallo sebelumnya.
Chukwueze tampil mengejutkan di sisi kanan lini tengah empat pemain, aktif melakukan pergerakan menusuk yang membuka ruang bagi rekan setimnya, sekaligus tetap berbahaya saat memotong ke dalam menggunakan kaki kiri favoritnya.
Meski masih terlalu dini untuk menyimpulkan, kombinasi Chukwueze bersama Youssouf Fofana dan Yunus Musah di sisi kanan dinilai cukup menjanjikan.
Artikel Tag: AC Milan, Liga Italia, Ruben Amorim
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/tiga-pelajaran-bagi-ruben-amorim-dari-hasil-imbang-milan-lawan-celtic
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini