Steiner Bantah Laurent Mekies Berperan Besar dalam Kebangkitan Red Bull
Laurent Mekies
Berita F1: Guenther Steiner menepis anggapan bahwa kebangkitan Red Bull di akhir musim Formula 1 terutama disebabkan oleh kehadiran Laurent Mekies sebagai kepala tim. Mantan bos Haas tersebut menilai narasi itu terlalu disederhanakan, meski ia mengakui Mekies membawa stabilitas yang sangat dibutuhkan setelah periode penuh gejolak di internal tim.
Laurent Mekies resmi mengambil alih posisi kepala tim Red Bull beberapa hari setelah Grand Prix Inggris, menggantikan Christian Horner yang telah memimpin sejak tim tersebut masuk Formula 1 pada 2005. Horner merupakan sosok sentral di balik era kejayaan Red Bull dengan enam gelar konstruktor serta delapan gelar juara dunia pebalap bersama Sebastian Vettel dan Max Verstappen. Namun, dalam beberapa musim terakhir, konflik internal dan dinamika manajemen mulai berdampak pada performa tim di lintasan.
Pergantian kepemimpinan terjadi di tengah tren penurunan performa yang mengkhawatirkan. Meski demikian, momentum kebangkitan Red Bull muncul tak lama setelah Mekies mulai menjabat. Pembaruan lantai mobil RB21 yang dipasang pada mobil Max Verstappen di Grand Prix Italia terbukti membawa perubahan signifikan. Paket teknis tersebut mengangkat kembali performa Red Bull dan membawa Verstappen kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia hingga seri terakhir musim.
Verstappen akhirnya hanya terpaut dua poin dari juara dunia Lando Norris, setelah mencatat enam kemenangan dan tiga podium tambahan pada sembilan seri terakhir. Situasi ini membuat Laurent Mekies kerap dianggap sebagai tokoh kunci di balik kebangkitan tersebut, termasuk melalui pendekatan kerja baru yang lebih terstruktur.
Namun Steiner memiliki pandangan berbeda. “Saya rasa terlalu berlebihan jika menyebut kebangkitan itu terutama karena Mekies,” ujar Steiner. “Memang benar ia membawa ketenangan setelah periode penuh tekanan, tetapi performa mobil sebenarnya sudah ada. Tidak mungkin seseorang membuat mobil langsung cepat hanya dalam hitungan minggu.”
Meski begitu, Steiner tidak menafikan dampak positif stabilitas internal. Menurutnya, berkurangnya drama di luar lintasan memberi ruang bagi seluruh tim untuk kembali fokus pada pengembangan performa. “Tambahan ketenangan itu sendiri sudah membuat perbedaan besar. Hal tersebut jelas membantu Max Verstappen karena tim tidak lagi dibebani isu di setiap akhir pekan balapan,” jelasnya.
Steiner menilai kebangkitan Red Bull merupakan hasil kombinasi dari potensi teknis yang telah dimiliki sebelumnya serta lingkungan kerja yang kembali kondusif. Dengan fokus tim yang kembali terarah, Red Bull mampu memaksimalkan sumber daya dan menutup musim dengan performa yang jauh lebih kompetitif.
Artikel Tag: Laurent Mekies, Red Bull, Guenther Steiner
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/f1/steiner-bantah-laurent-mekies-berperan-besar-dalam-kebangkitan-red-bull
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini