PGA Tour dan DP World Tour Gandeng Asian Tour, Posisi LIV Golf Terancam

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 22 Jul 2026, 16:08 WIB - 107 views
Asian Tour

Asian Tour bersama PGA Tour dan DP World Tour resmi menjalin aliansi hingga 2029 mendatang

Ligaolahraga.com -

Berita Golf - Peta persaingan golf profesional dunia kembali berubah setelah PGA Tour, DP World Tour, dan Asian Tour mengumumkan kerja sama strategis hingga akhir musim 2029. Kesepakatan tersebut bertujuan memperluas jalur pengembangan pemain, meningkatkan peluang komersial, serta mempererat hubungan antartur utama di berbagai kawasan.

Melalui aliansi ini, para pegolf Asian Tour akan memperoleh akses yang lebih luas menuju kompetisi DP World Tour dan Challenge Tour. Selain itu, ketiga organisasi juga berencana menggelar sedikitnya dua turnamen bersama setiap tahun dalam tiga musim mendatang, sementara rincian kerja sama lain masih dalam tahap pembahasan.

Juara Open Championship 2026, Ryan Fox, menyambut positif kolaborasi tersebut. Pegolf asal Selandia Baru yang pernah tampil di ketiga tur itu menilai kerja sama ini akan membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta Asia untuk bersaing di level internasional.

"Ini kabar besar bagi dunia golf. Banyak pemain hebat berasal dari berbagai negara, dan sekarang mereka memiliki jalur yang lebih jelas dari Asian Tour menuju level yang lebih tinggi. Menurut saya, ini langkah yang sangat baik bagi masa depan golf," ujar Fox.

Pengumuman tersebut sekaligus menjadi pukulan bagi LIV Golf. Sejak sebelum liga yang didukung Public Investment Fund Arab Saudi itu diluncurkan pada 2022, LIV telah menjalin kerja sama erat dengan Asian Tour melalui investasi senilai sekitar 300 juta dolar AS untuk membentuk International Series.

Rangkaian turnamen tersebut menghadirkan hadiah besar dan beberapa kali dimenangkan oleh pemain LIV Golf seperti Peter Uihlein, Carlos Ortiz, hingga David Puig. Namun, dengan bergabungnya Asian Tour ke dalam kolaborasi bersama PGA Tour dan DP World Tour, arah kerja sama tersebut diperkirakan akan berubah.

Situasi LIV Golf juga tengah menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa pendanaan dari Public Investment Fund tidak akan lagi diberikan setelah musim 2026 berakhir. CEO LIV Golf, Scott O'Neil, kini dikabarkan tengah mencari investor baru demi memastikan kompetisi tetap berlangsung pada musim 2027 dan seterusnya.

Di saat yang sama, LIV Golf juga menghadapi persoalan hukum. Perusahaan teknologi asal Kanada, Mobii Systems Group, menggugat LIV Golf di pengadilan Amerika Serikat dengan tuduhan belum membayar tagihan lebih dari 925 ribu dolar AS terkait teknologi siaran "Any Shot, Any Time". Perusahaan tersebut juga mengeklaim kerugian tambahan atas sisa kontrak musim 2026.

Komisioner dan CEO Asian Tour, Cho Minn Thant, menegaskan bahwa kolaborasi baru ini akan memberikan manfaat besar bagi perkembangan golf di Asia.

"Kami merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk bekerja sama dengan DP World Tour dan PGA Tour. Kemitraan ini akan memperluas peluang bagi para pemain kami sekaligus membawa lebih banyak turnamen internasional ke kawasan Asia," ujarnya.

Aliansi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kalender golf internasional, termasuk meningkatkan nilai berbagai kejuaraan nasional yang kini semakin mendapat perhatian dalam sistem kualifikasi turnamen besar dunia.

Artikel Tag: golf news, PGA tour, LIV Golf

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/pga-tour-dan-dp-world-tour-gandeng-asian-tour-posisi-liv-golf-terancam
107
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini