Sergio Garcia Minta Maaf Usai Insiden di Putaran Final Turnamen Masters
Sergio Garcia menegaskan bahwa sikapnya tidak mencerminkan rasa hormat terhadap turnamen, penyelenggara, maupun para penggemar golf di seluruh dunia. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Spanyol, Sergio Garcia, menyampaikan permintaan maaf setelah melakukan aksi emosional pada putaran final turnamen Turnamen Masters di Augusta National, Minggu (13/4) lalu.
Insiden terjadi di hole kedua ketika pukulan tee Garcia masuk ke bunker. Ia terlihat meluapkan frustrasi dengan memukul rumput dua kali sebelum membanting stik driver ke pendingin hingga patah.
Tindakan tersebut membuatnya menerima peringatan kode etik dari panitia, yang menjadi kasus pertama di turnamen tersebut.
Akibat pelanggaran itu, Garcia tidak diizinkan mengganti stik yang rusak dalam tasnya.
Peringatan diberikan langsung oleh ketua komite kompetisi, Geoff Yang, saat Garcia berada di tee hole keempat.
Melalui media sosial pada Selasa (14/4), Garcia menyatakan penyesalannya atas tindakan tersebut.
Ia menegaskan bahwa sikapnya tidak mencerminkan rasa hormat terhadap turnamen, penyelenggara, maupun para penggemar golf di seluruh dunia.
Sergio Garcia yang bermain satu grup dengan Jon Rahm sempat meredakan suasana tak lama setelah insiden dengan membawa tas rekannya, sementara caddie-nya merapikan bunker.
Meski demikian, ia mengakui tidak bangga dengan reaksinya di lapangan.
Pegolf berusia 46 tahun itu menyelesaikan putaran dengan skor 3-over 75 dan total 8-over sepanjang turnamen.
Ia menempati posisi ke-52 dari 54 pegolf yang lolos cut, melanjutkan tren kurang impresif di Augusta sejak meraih gelar juara pada 2017.
Sejak memenangkan satu-satunya gelar major di Masters 2017, Garcia tercatat enam kali gagal lolos cut dalam delapan penampilan terakhirnya di turnamen tersebut.
Ia juga belum mampu menembus 10 besar dalam 29 turnamen major yang diikutinya sejak kemenangan tersebut.
Insiden di Augusta bukan yang pertama dalam karier Sergio Garcia.
Pada Open Championship tahun lalu di Royal Portrush, ia juga mematahkan driver karena frustrasi dan harus bermain tanpa stik tersebut di sisa ronde.
Pada 2019, ia bahkan didiskualifikasi dari Saudi International akibat merusak green.
Beberapa insiden lain yang pernah melibatkan Garcia antara lain menendang sepatu saat terpeleset dalam World Match Play 2001 serta meludah ke lubang saat World Golf Championship di Doral.
Meski memiliki rekam jejak prestasi panjang, aksi emosional tersebut kembali menjadi sorotan dalam karier Garcia, yang kini berusaha memperbaiki performa sekaligus menjaga sikap di lapangan.
Artikel Tag: Augusta National, sergio garcia, Masters
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/sergio-garcia-minta-maaf-usai-insiden-di-putaran-final-turnamen-masters
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini