Ducati Hadapi Dilema, Harus Pangkas Dukungan Tim Satelit Demi Marc Marquez
Marc Marquez (Ducati) dan Alex Marquez (Gresini Racing, Tim Satelit Ducati)
Berita MotoGP - Marc Marquez masih menjadi kandidat kuat juara dunia MotoGP 2026, tetapi perjuangannya menghadapi tantangan dari para pembalap Ducati sendiri. Kondisi tersebut membuat Ducati berpotensi harus mengambil keputusan sulit demi menjaga peluang Marquez merebut gelar.
Marc Marquez masih menjadi rider Ducati terbaik di klasemen MotoGP 2026 setelah melewati 12 seri. Namun posisi pembalap Ducati Lenovo itu tidak lagi senyaman sebelumnya karena sejumlah pembalap Ducati dari tim lain terus memberikan tekanan, terutama dari VR46 dan Gresini yang merupakan tim satelit mereka.
Marquez kini hanya unggul 40 poin atas Jorge Martin yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez juga mulai mendekati perolehan poinnya.
Situasi tersebut terlihat jelas setelah MotoGP Inggris. Marquez hanya mampu finis ketujuh, sedangkan Di Giannantonio terus menekan dengan mengumpulkan poin penting dalam persaingan papan atas.
Kondisi ini berbeda dengan musim lalu ketika Marquez tidak mendapatkan tekanan berarti dari pembalap Ducati lainnya. Saat memastikan gelar juara dunia, ia unggul 201 poin atas Alex Marquez, 267 poin atas Francesco Bagnaia, dan 359 poin atas Di Giannantonio.
Musim ini persaingannya jauh lebih ketat. Alex Marquez bahkan mendapat dukungan teknis dari Ducati setelah mengakhiri musim sebelumnya sebagai runner-up, sementara Di Giannantonio menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Marquez memang masih mampu tampil dominan ketika kondisi mendukung. Ia berhasil memenangkan balapan di Hungaria, Jerman, dan Republik Ceko. Namun, ketika kecepatannya tidak cukup untuk menang, selisih poinnya mulai tergerus.
Karena itu, muncul pertanyaan apakah Ducati perlu mulai memprioritaskan Marquez.
Ducati sebenarnya pernah berada dalam situasi serupa pada 2024. Saat itu, Jorge Martin yang masih membela Pramac mendapat dukungan penuh Ducati ketika bersaing dengan Francesco Bagnaia untuk gelar juara dunia.
Kini situasinya lebih rumit karena tiga pembalap teratas justru menggunakan motor Aprilia. Ducati tentu memiliki kepentingan untuk menjaga peluang terbaik mereka melalui Marquez.
Terlebih lagi, Di Giannantonio dan Alex Marquez akan meninggalkan Ducati menuju KTM. Secara teori, Ducati bisa saja membatasi pengembangan atau informasi teknis yang diberikan kepada kedua tim tersebut untuk membantu peluang Marquez.
Namun langkah itu berisiko merusak hubungan dengan VR46 dan Gresini. Ducati harus mempertimbangkan apakah keuntungan jangka pendek dalam perebutan gelar sepadan dengan konsekuensi terhadap hubungan mereka dengan tim satelit.
Dengan 10 seri masih tersisa, keputusan tersebut belum tentu diperlukan. Namun, jika persaingan semakin ketat, Ducati mungkin harus menentukan prioritas mereka.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, VR46, Gresini
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/ducati-hadapi-dilema-harus-pangkas-dukungan-tim-satelit-demi-marc-marquez
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini