Kisah Marc Marquez dan Valentino Rossi, Dari Idola Jadi Rival Bebuyutan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 03 Jul 2026, 22:07 WIB - 154 views
Marc Marquez dan Valentino Rossi

Marc Marquez dan Valentino Rossi

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Marc Marquez dan Valentino Rossi pernah saling mengagumi sebagai pembalap dari dua generasi berbeda. Namun persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP justru mengubah hubungan keduanya menjadi salah satu rivalitas paling panas dalam sejarah balap motor.

Rivalitas Marc Marquez dan Valentino Rossi menjadi salah satu cerita paling ikonik dalam sejarah MotoGP. Dua pembalap dengan total 14 gelar juara dunia kelas utama itu pernah memiliki hubungan yang baik, tetapi persaingan di lintasan mengubah segalanya.

Saat masih kecil, Marquez dikenal sebagai penggemar berat Rossi. Pembalap asal Spanyol itu bahkan pernah mengaku memasang poster sang legenda Italia di kamar tidurnya. Namun, keadaan berubah drastis ketika Marquez tampil sensasional sebagai rookie dan langsung merebut gelar juara dunia MotoGP 2013.

Dominasi Rossi pada era 2000-an mulai mendapat penantang serius. Setelah Marquez kembali menjadi juara pada 2014, keduanya sempat bersaing secara sportif. Namun, ketegangan mulai memuncak pada musim 2015, salah satu musim paling kontroversial dalam sejarah MotoGP.

Kala itu perebutan gelar dunia berlangsung antara Rossi dan rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo. Sementara Marquez yang membela Honda kesulitan bersaing memperebutkan gelar akibat performa motor yang kurang kompetitif serta beberapa kesalahan yang ia lakukan sepanjang musim.

Puncak konflik terjadi setelah MotoGP Australia di Phillip Island. Rossi menuding Marquez sengaja membantu Lorenzo dengan cara menghambat lajunya dalam balapan. Tuduhan tersebut langsung dibantah Marquez, yang menegaskan dirinya hanya berusaha memenangkan perlombaan.

Kontroversi semakin besar di MotoGP Malaysia, Sepang. Duel sengit keduanya berakhir dengan insiden di Tikungan 14 yang membuat Marquez terjatuh. Rossi bersikeras bahwa ia tidak menendang lawannya dan mengaku kakinya tersangkut di motor Marquez. Namun, Race Direction tetap menjatuhkan hukuman penalti kepada Rossi.

Akibat sanksi tersebut, Rossi harus memulai balapan penentuan di Valencia dari posisi paling belakang. Meski mampu finis di posisi keempat, ia gagal mempertahankan keunggulan klasemen dan harus merelakan gelar juara dunia kepada Lorenzo dengan selisih hanya lima poin.

Lebih dari satu dekade berlalu, hubungan keduanya masih belum mencair. Marquez bahkan sempat mendapat cemoohan dari sebagian pendukung Rossi saat tampil di Mugello pada 2025. Ketika ditanya mengenai kemungkinan berdamai, juara dunia tujuh kali itu menjawab dengan tegas bahwa dirinya maupun Rossi tidak saling membutuhkan.

"Kami menjalani jalan masing-masing. Mungkin dia tidak membutuhkan saya, begitu juga saya tidak membutuhkan dia. Tetapi pada akhirnya, dunia balap motor membutuhkan kami berdua," ujar Marquez.

Terlepas dari perseteruan yang tampaknya sulit berakhir, baik Valentino Rossi maupun Marc Marquez tetap dikenang sebagai dua pembalap terbesar yang pernah menghiasi MotoGP. Rivalitas mereka tidak hanya menghadirkan balapan penuh drama, tetapi juga menjadi salah satu bab paling bersejarah dalam olahraga ini.

Artikel Tag: Marc Marquez, Valentino Rossi, Honda, yamaha

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/kisah-marc-marquez-dan-valentino-rossi-dari-idola-jadi-rival-bebuyutan
154
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini