Kru Bagnaia di Ducati Diam-diam Terpukau dengan Performa Pedro Acosta
Francesco Bagnaia dan Pedro Acosta
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia kembali mengalami akhir pekan buruk di MotoGP Aragon 2026. Namun situasi berbeda terjadi di sisi garasinya karena para kru Ducati justru dibuat sangat antusias oleh performa Pedro Acosta yang akan menjadi pembalap mereka musim depan.
Bagnaia harus menutup MotoGP Aragon tanpa meraih satu poin pun setelah gagal menyelesaikan balapan utama pada Minggu.
Pembalap Ducati itu mengawali akhir pekan dengan menempati posisi kedelapan dalam kualifikasi. Namun performanya kembali merosot pada Sprint dengan finis di posisi ke-11.
Nasib Bagnaia bahkan lebih buruk pada balapan utama. Ia hanya mampu bertahan selama lima lap sebelum mengalami kecelakaan dan harus mengakhiri balapan lebih awal.
Hasil tersebut membuat Bagnaia kembali menjalani akhir pekan tanpa poin untuk kedua kalinya secara beruntun. Ia pun mengakui bahwa dirinya sedang berada dalam salah satu periode tersulit dalam kariernya sejak 2025.
Di tengah keterpurukan Bagnaia, ada satu hal yang membuat garasi Ducati tetap bisa tersenyum.
Pedro Acosta tampil luar biasa dengan merebut posisi kedua. Pembalap KTM itu mampu melewati dua pembalap Aprilia sekaligus dan bahkan memberikan tekanan kepada Marc Marquez sebelum akhirnya finis dengan selisih 1,7 detik dari sang pemenang.
Performa tersebut rupanya membuat para kru Bagnaia di Ducati sangat bersemangat. Jurnalis Mela Chercoles mengungkapkan bahwa tim tersebut sudah tidak sabar menyambut kedatangan Acosta.
“Mereka sangat, sangat antusias dengan keputusan yang mereka ambil untuk Pedro Acosta. Mereka senang dengan podium yang diraihnya hari ini. Mereka mengatakan hal itu kepada saya,” ujar Chercoles dalam Hospitality Motociclismo.
Ia kemudian menambahkan bahwa kru teknis Bagnaia juga ikut dibuat kagum oleh penampilan Acosta.
“Tim teknisnya benar-benar sangat bersemangat melihat Pedro Acosta. Itu masuk akal karena dia akan menjadi pembalap mereka tahun depan,” lanjutnya.
Acosta memang akan mengambil tempat Bagnaia di Ducati pada musim 2027. Ia juga akan bekerja bersama Cristian Gabarrini, kepala kru yang saat ini menangani Bagnaia.
Gabarrini bahkan disebut-sebut secara pribadi pernah membandingkan Acosta dengan Casey Stoner, salah satu pembalap legendaris yang pernah bekerja dengannya.
Ducati sendiri semakin percaya diri dengan keputusan tersebut. Manajer tim Davide Tardozzi menilai Acosta bukan perjudian bagi Ducati.
“Acosta sekali lagi menunjukkan hari ini bahwa masa depan kami bersamanya sangat cerah. Acosta bukan sebuah perjudian, dia adalah pembalap yang sudah pasti akan sukses,” kata Tardozzi kepada AS.
Menariknya, meski berhasil finis kedua, kubu Acosta justru merasa kecewa. Pelatihnya, Carmelo Morales, disebut frustrasi karena kemenangan yang sudah berada di depan mata kembali gagal diraih.
Pedro Acosta kini unggul 46 poin atas Bagnaia di klasemen MotoGP, meski masih mengendarai motor yang secara keseluruhan dianggap kalah kompetitif. Performa tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Ducati punya alasan besar untuk menaruh harapan kepadanya pada 2027.
Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia, Pedro Acosta, MotoGP 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/kru-bagnaia-di-ducati-diam-diam-terpukau-dengan-performa-pedro-acosta
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini