KTM Makin Terpuruk 4 Tahun Tanpa Kemenangan di MotoGP, Ini Penyebabnya

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 18 Agu 2026, 20:35 WIB - 104 views
CEO KTM, Stefan Pierer

CEO KTM, Stefan Pierer

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - KTM tengah menghadapi salah satu periode tersulit sejak tampil di MotoGP. Pabrikan asal Austria itu sudah empat tahun tidak meraih kemenangan dalam balapan utama, sementara persaingan dengan Ducati dan Aprilia semakin berat.

KTM memasuki MotoGP pada tahun 2017 dengan ambisi besar. Pabrikan Austria tersebut bahkan sejak awal menegaskan tidak ingin sekadar menjadi peserta dan menargetkan gelar juara dunia.

Namun perjalanan mereka di kelas utama justru mengalami pasang surut. Setelah sempat mencapai puncak pada 2020 hingga 2022, kemenangan dalam balapan utama semakin sulit mereka raih.

Kemenangan terakhir mereka di MotoGP terjadi pada MotoGP Thailand 2022 melalui Miguel Oliveira. Sejak saat itu, skuad yang berbasis di Mattighofen ini belum kembali merasakan kemenangan pada balapan utama.

Padahal mereka sempat menunjukkan potensi besar. Brad Binder dan Oliveira berhasil membawa RC16 meraih kemenangan pada 2020. Binder bahkan mencatat kemenangan mengejutkan di Brno pada musim debutnya.

KTM kemudian mencoba melakukan berbagai perubahan untuk kembali ke papan atas. Francesco Guidotti didatangkan sebagai manajer tim, sementara sejumlah teknisi berpengalaman dari Ducati juga bergabung. Salah satunya Fabiano Sterlacchini yang dipercaya mengembangkan aspek teknis.

Namun, perubahan tersebut belum memberikan hasil yang diharapkan.

Tim ini juga menghadapi persoalan teknis. Selama bertahun-tahun, mereka mempertahankan rangka baja sebagai bagian dari identitas teknis RC16, sebelum akhirnya mencoba rangka karbon pada 2023. Langkah tersebut menunjukkan besarnya upaya tim asal Austria ini mencari solusi untuk meningkatkan performa motor.

Situasi semakin rumit karena mereka juga menghadapi tekanan finansial. Restrukturisasi besar-besaran dilakukan setelah grup yang menaungi KTM mengalami masalah keuangan dan mengurangi sejumlah aktivitas bisnis.

Di lintasan, posisi tim ini juga mulai tertinggal dari Ducati dan Aprilia. Pada 2026, Aprilia bahkan tampil sangat kompetitif dengan empat pembalapnya yang mampu bersaing di barisan depan.

Mereka sebenarnya memiliki salah satu susunan pembalap paling menjanjikan melalui Brad Binder, Pedro Acosta, Enea Bastianini, dan Maverick Vinales. Namun, hasil yang diperoleh belum sebanding dengan ekspektasi.

Acosta menjadi harapan terbesar tim ini, tetapi hingga kini ia masih mencari kemenangan perdananya di MotoGP. Ironisnya, untuk musim 2027, Acosta justru akan membela Ducati bersama Marc Marquez.

Dengan regulasi baru MotoGP yang mulai berlaku pada 2027, KTM memiliki kesempatan untuk membangun kembali RC16 dari awal. Tantangannya adalah memastikan proyek baru tersebut mampu mengembalikan mereka sebagai penantang serius Ducati dan Aprilia.

Artikel Tag: ktm, Pedro Acosta, MotoGP 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/ktm-makin-terpuruk-4-tahun-tanpa-kemenangan-di-motogp-ini-penyebabnya
104
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini