Marc Marquez Disebut Gunakan Strategi Cerdik Hadapi Rivalnya di Mandalika

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 13 Okt 2026, 21:34 WIB - 128 views
Marc Marquez dan Pedro Acosta di MotoGP Indonesia 2026.

Marc Marquez dan Pedro Acosta di MotoGP Indonesia 2026.

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Marc Marquez dinilai menggunakan taktik cerdik untuk menghadapi para rivalnya di MotoGP Indonesia 2026. Pengamat MotoGP, Mat Oxley, menilai kecerdikan Marquez terlihat saat berduel dengan Pedro Acosta dan mengikuti Jorge Martin pada sesi kualifikasi.

Marc Marquez dinilai menunjukkan kecerdikan taktik saat menjalani seri MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. Meski Ducati diperkirakan menghadapi kesulitan di lintasan tersebut, sang juara dunia mampu menjaga persaingan dengan Jorge Martin dalam perebutan gelar.

Ducati sebelumnya mengkhawatirkan karakter Sirkuit Mandalika dan masalah yang berkaitan dengan penggunaan ban belakang Michelin yang diperkuat. Namun Marquez berhasil memenangkan Sprint setelah Martin kehilangan peluang meraih kemenangan akibat masalah tekanan ban. Ia kemudian finis keenam dalam balapan utama.

Hasil tersebut membuat Marquez dan Martin tetap terpaut dua poin di klasemen sementara, dengan lima seri tersisa pada musim ini.

Salah satu momen yang menjadi pembahasan adalah interaksi Marquez dengan Pedro Acosta sepanjang balapan utama. Keduanya beberapa kali terlihat saling memberi jalan. Acosta, yang akhirnya finis kelima, diduga mengalami masalah tekanan ban sehingga membutuhkan aliran udara hangat dari motor lain untuk membantu mengatasi situasi tersebut.

Namun Marquez membantah mengalami masalah serupa setelah balapan. Jurnalis MotoGP Mat Oxley kemudian mengemukakan dugaan bahwa Marquez sengaja tidak membantu Acosta mengatasi persoalan tersebut.

"Sebagian dari kami berpikir Marc mungkin berkata, 'Tidak, kamu punya masalah tekanan ban, tetapi kamu akan berada di depan saya. Saya tidak akan membantu menghangatkan ban depanmu, memangnya kenapa saya harus melakukannya?'" ujar Oxley dalam siniar Oxley Bom Podcast.

Oxley menilai sikap tersebut mencerminkan cara Marquez membaca situasi balapan dan memanfaatkan kondisi rival. Meski demikian, dugaan bahwa Marquez sengaja melakukan hal itu tidak terkonfirmasi secara langsung.

Kecerdikan Marquez juga menjadi sorotan saat kualifikasi. Menurut Oxley, pembalap Ducati tersebut memilih mengikuti Martin pada percobaan putaran kedua ketika pembalap Aprilia itu berada di posisi yang kurang menguntungkan dan membutuhkan catatan waktu cepat.

Oxley bahkan menyebut Marc Marquez sebagai sosok yang nyaris selalu cerdik dalam membaca situasi. Ia mengibaratkan pembalap Spanyol itu seperti Joker dalam film Batman karena kemampuannya mengganggu konsentrasi lawan.

Meski Aprilia mendominasi balapan utama dengan menempatkan empat pembalap di posisi teratas, Marquez tetap mampu menjaga jarak di klasemen. Bagi Ducati, hasil di Mandalika menjadi modal penting karena mereka tetap berada dalam persaingan gelar di tengah kondisi lintasan yang dianggap kurang menguntungkan.

Artikel Tag: Marc Marquez, MotoGP Indonesia, Pedro Acosta, MotoGP 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/marc-marquez-disebut-gunakan-strategi-cerdik-hadapi-rivalnya-di-mandalika
128
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini