Marc Marquez: Musuh Terbesar Bukan Rival, Tapi Kondisi Fisik Saya Sendiri
Marc Marquez
Berita MotoGP - Meskipun menjadi favorit di MotoGP Jerman 2026, namun Marc Marquez justru menegaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapinya bukan para rival, melainkan kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih.
Marc Marquez kembali mengusung status Raja Sachsenring menjelang MotoGP Jerman 2026. Rekor sembilan kemenangan di sirkuit tersebut membuat pembalap Ducati Lenovo itu dijagokan meraih hasil maksimal pada seri terakhir sebelum jeda musim panas.
Meski demikian, Marquez memilih meredam ekspektasi. Juara dunia delapan kali itu menegaskan fokus utamanya saat ini bukan mengalahkan Jorge Martin, Marco Bezzecchi, atau Fabio Di Giannantonio, melainkan memastikan kondisi fisiknya mampu bertahan sepanjang akhir pekan balapan.
"Beberapa bulan terakhir tidak mudah dan sangat menguras tenaga. Jadwal balapan sangat padat. Ini adalah seri terakhir sebelum jeda musim panas dan saya ingin memberikan 100 persen kemampuan saya," ujar Marquez.
"Di Assen saya menggunakan pendekatan tertentu. Di sini saya akan memakai pendekatan yang berbeda lagi. Kami akan melihat posisi kami sejak FP1. Target saya adalah bertarung memperebutkan podium," katanya.
Marquez juga memahami besarnya ekspektasi publik setiap kali MotoGP digelar di Sachsenring. Namun ia menilai anggapan tersebut justru bisa menjadi tekanan tambahan.
"Kalau saya memenuhi harapan di sirkuit seperti ini, semua orang akan bilang memang ini lintasan saya. Tetapi kalau gagal, orang-orang akan langsung menyebutnya bencana. Saya bisa menerima itu."
Memasuki putaran ke-11, Marquez berada di posisi kelima klasemen sementara dan tertinggal 40 poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin. Selain Martin, Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio juga dinilainya sebagai kandidat kuat dalam perebutan gelar musim ini.
"Ada tiga atau empat pembalap yang tampil sangat cepat, yaitu Martin, Bezzecchi, dan Di Giannantonio. Tiga seri lalu saya seperti sudah keluar dari persaingan, tetapi sekarang saya kembali memiliki peluang. Kita lihat saja bagaimana hasil akhir pekan ini."
Meski mengakui Bezzecchi memiliki kecepatan terbaik pada paruh pertama musim, Marquez menilai pembalap Aprilia itu belum tentu menjadi tolok ukur karena pemimpin klasemen masih dipegang Jorge Martin.
Pada akhirnya, Marquez menegaskan satu hal yang paling mengganggunya bukanlah persaingan menuju gelar juara, melainkan proses pemulihan tubuhnya sendiri.
"Musuh terbesar saya, atau hal yang paling saya khawatirkan saat ini, adalah kondisi fisik saya. Selain itu, saya tidak terlalu memikirkan hal lain," pungkas Marc Marquez.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, MotoGP Jerman
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/marc-marquez-musuh-terbesar-bukan-rival-tapi-kondisi-fisik-saya-sendiri
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini