Pedro Acosta Nilai Jorge Martin dan Bezzecchi Nyaris Samai Level Marquez
Pedro Acosta, Marc Marquez dan Marco Bezzecchi
Berita MotoGP - Pedro Acosta menilai Marc Marquez masih menjadi pembalap paling sulit dikalahkan di MotoGP. Namun ia juga melihat perkembangan besar pada Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang kini dinilainya sudah berada di level juara dunia.
Pedro Acosta memang tidak terlibat langsung dalam persaingan papan atas MotoGP 2026. Namun pembalap KTM tersebut tetap mengamati ketat pertarungan Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia.
Setelah 12 seri, Martin memimpin klasemen dengan 240 poin. Pembalap Aprilia itu unggul 31 poin atas rekan setimnya, Bezzecchi, sedangkan Marc Marquez berada di posisi keempat dengan selisih 40 poin dari Martin.
Acosta sendiri masih berada di posisi ketujuh dengan 163 poin. Kondisi tersebut membuatnya lebih banyak menjadi penonton dalam pertarungan gelar musim ini.
Menurut Acosta, Marquez tetap menjadi sosok yang paling sulit dikalahkan. Pengalaman serta kemampuan pembalap Ducati itu untuk kembali tampil kompetitif setelah mengalami cedera menjadi salah satu alasannya.
“Yang paling sulit dikalahkan adalah Marc Marquez, yang mampu kembali menang setelah mengalami cedera,” ujar Acosta kepada Motosprint.
Meski demikian, Acosta melihat Martin dan Bezzecchi telah mengalami perkembangan signifikan. Keduanya dinilai tidak lagi sekadar menjadi penantang, tetapi sudah memiliki kualitas untuk memperebutkan gelar MotoGP.
“Namun sekarang Jorge Martin dan Marco Bezzecchi juga terlihat sudah mencapai level juara dunia. Mereka adalah pembalap level teratas,” lanjutnya.
Perubahan paling mencolok terlihat pada Martin. Setelah menjalani paruh pertama musim dengan pendekatan yang lebih konservatif, pembalap Spanyol itu tampil jauh lebih agresif di MotoGP Inggris.
Di Silverstone, Martin merebut pole position, memenangkan Sprint Race, lalu finis kedua dalam balapan utama. Hasil tersebut sempat membuatnya semakin nyaman di puncak klasemen.
Performa Martin juga mendapat perhatian dari Sylvain Guintoli. Mantan pembalap MotoGP tersebut menilai Martin untuk pertama kalinya pada musim ini benar-benar terlihat seperti seorang juara dunia.
Sementara itu, Bezzecchi tetap menjadi ancaman serius meski harus menghadapi masalah fisik. Ia bahkan tampil dalam kondisi cedera tulang selangka pada MotoGP Inggris.
Persaingan tiga pembalap tersebut masih terbuka lebar. Pedro Acosta pun menilai ketiganya memiliki kelebihan masing-masing, tetapi Marquez tetap menjadi lawan yang paling sulit untuk ditaklukkan.
Dengan 10 seri masih tersisa, perebutan gelar MotoGP 2026 berpotensi berlangsung sengit hingga akhir musim.
Artikel Tag: Marc Marquez, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Pedro Acosta
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/pedro-acosta-nilai-jorge-martin-dan-bezzecchi-nyaris-samai-level-marquez
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini