Dinding Garasi Valentino Rossi dan Lorenzo Ternyata Bukan Sekadar Rivalitas

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 20 Agu 2026, 03:45 WIB - 103 views
Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo pasang pembatas di garasi Yamaha meski jadi rekan satu tim.

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo pasang pembatas di garasi Yamaha meski jadi rekan satu tim.

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Rivalitas Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di Yamaha menjadi salah satu kisah paling panas dalam sejarah MotoGP. Davide Brivio mengungkap alasan di balik keputusan Yamaha memasang dinding pemisah di garasi keduanya.

Persaingan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo saat menjadi rekan setim Yamaha pada 2008 hingga 2010 menjadi salah satu rivalitas paling ikonik di MotoGP. Ketegangan bahkan membuat garasi tim pabrikan Yamaha terbelah menjadi dua kubu.

Mantan manajer Yamaha, Davide Brivio, menjadi salah satu sosok yang mengalami langsung situasi tersebut. Menurutnya, pemasangan dinding pemisah antara Rossi dan Lorenzo bukan semata-mata karena hubungan kedua pembalap yang memanas.

Pada musim 2008, keduanya bahkan menggunakan ban berbeda. Rossi mengandalkan Bridgestone, sedangkan Lorenzo memakai Michelin. Kondisi tersebut membuat pertukaran informasi teknis di dalam tim menjadi sangat terbatas.

"Valentino memakai Bridgestone dan Lorenzo memakai Michelin, padahal mereka berada di tim yang sama. Situasi itu sangat rumit untuk dikelola," ujar Brivio.

"Faktanya, tim terpecah menjadi dua kubu. Informasi tidak bisa saling dipertukarkan dan kami harus sangat berhati-hati."

Menurut Brivio, dinding tersebut memang dibuat untuk mencegah pertukaran data antara kedua sisi garasi.

"Itu sebagian disebabkan oleh masalah perbedaan ban pada 2008. Dinding itu juga dibuat untuk mencegah pertukaran data," katanya.

Menariknya, Brivio menegaskan keputusan tersebut bukan berasal dari keinginan Rossi untuk menjauhkan Lorenzo.

"Itu bukan niat Valentino. Mungkin saat itu dia tidak peduli," ujar Brivio.

Situasi semakin panas pada 2009 ketika Rossi dan Lorenzo sama-sama bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Namun, Brivio memastikan keduanya tetap mendapatkan akses terhadap komponen teknis yang sama.

"Jika ada sasis baru yang datang dan Valentino mengatakan komponen itu bekerja dengan baik, komponen tersebut juga tersedia untuk Lorenzo," tuturnya.

Persaingan tersebut akhirnya berujung pada dua gelar dunia untuk Lorenzo pada 2010, setelah Rossi harus absen akibat kecelakaan di Mugello.

Brivio juga menilai Rossi memiliki kontribusi besar terhadap kebangkitan Yamaha. Setelah bergabung pada 2004, Rossi bersama direktur teknis Masao Furusawa membantu meletakkan fondasi pengembangan YZR-M1.

"Motor Yamaha yang sesungguhnya lahir pada 2005, berbekal segala pengalaman tersebut. Kami memenangkan tiga gelar juara, dan hal itu menjadi fondasi yang mungkin selama 10 tahun berikutnya tetap menjadi landasan bagi Yamaha," kata Brivio.

Fondasi tersebut kemudian membantu Yamaha meraih kesuksesan bersama Lorenzo dan akhirnya Fabio Quartararo, yang membawa pabrikan Jepang itu kembali menjadi juara dunia pada 2021.

Artikel Tag: Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, yamaha, Davide Brivio

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/dinding-garasi-valentino-rossi-dan-lorenzo-ternyata-bukan-sekadar-rivalitas
103
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini