Asian Games Nagoya Resmi Dibuka Setelah Persiapan Penuh Tantangan

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 20 Sep 2026, 19:05 WIB - 103 views
Asian Games (AG) ke-20 resmi dibuka di Nagoya, Jepang, dengan upacara meriah (kiri) dan kontingen Indonesia ikut berparade (kanan). (Foto: Istimewa)

Asian Games (AG) ke-20 resmi dibuka di Nagoya, Jepang, dengan upacara meriah (kiri) dan kontingen Indonesia ikut berparade (kanan). (Foto: Istimewa)

Ligaolahraga.com -

Asian Games (AG) ke-20 resmi dibuka di Nagoya, Jepang, Sabtu (19/9), setelah persiapan penyelenggaraan diwarnai berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akomodasi, persoalan transportasi, hujan deras, hingga masalah logistik lainnya.

Mengusung slogan “Imagine One Asia”, AG Aichi-Nagoya menjadi kali ketiga Jepang menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar di Asia setelah Tokyo pada 1958 dan Hiroshima pada 1994.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Aichi-Nagoya tidak membangun kompleks Kampung Atlet secara khusus.

Panitia memanfaatkan hotel yang sudah tersedia, kapal pesiar, serta hunian sementara berbentuk kontainer dengan alasan pengendalian biaya dan menghindari infrastruktur yang tidak terpakai setelah pertandingan berakhir.

Strategi tersebut mendapat sorotan setelah jumlah peserta melebihi perkiraan awal. Panitia semula menyiapkan akomodasi untuk sekitar 15.000 orang, sedangkan jumlah akhir atlet dan ofisial mendekati 17.000 orang.

Sejumlah kontingen melaporkan keterlambatan pembagian kamar dan aktivasi akreditasi. Persoalan lain menyangkut penempatan kamar serta jarak antara lokasi akomodasi dan venue pertandingan.

Dewan Olimpiade Asia (OCA) membela strategi akomodasi tersebut dengan menyatakan prioritas utama adalah menyediakan tempat tinggal, transportasi, makanan, dan layanan yang layak bagi atlet, sekaligus memastikan investasi infrastruktur tetap bermanfaat setelah Asian Games.

Hujan deras juga mengguyur kawasan Nagoya dalam beberapa hari menjelang pembukaan. Kondisi tersebut mengganggu transportasi dan menyebabkan evakuasi di sejumlah wilayah. Beberapa fasilitas pertandingan turut mengalami kebocoran air.

Upacara pembukaan kemudian menjadi momentum untuk mengembalikan perhatian kepada olahraga.

Presiden OCA Sheikh Joaan Bin Hamad Al Thani mengapresiasi panitia Aichi-Nagoya 2026 dan Komite Olimpiade Jepang atas penyelenggaraan tersebut. Ia juga berterima kasih kepada relawan, sponsor, dan mitra media.

“Ketika dunia terlalu sering terpecah oleh konflik, mereka mengingatkan bahwa olahraga tetap menjadi kekuatan besar bagi perdamaian, pemahaman, dan persahabatan antarbangsa,” kata Sheikh Joaan.

Presiden Komite Penyelenggara Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya, Hideaki Omura, menekankan kekuatan olahraga untuk menyatukan masyarakat melampaui bahasa, budaya, dan batas negara.

Upacara ditutup dengan penyalaan kaldron berbentuk kinshachi, ornamen ikan harimau emas yang menjadi ikon Nagoya. Mantan juara AG lempar martil Shigenobu Murofushi dan putranya, Koji Murofushi, menjadi pembawa obor terakhir.

Pertunjukan budaya bertema “Harmonic Heart Beat” menampilkan suara detak jantung, permainan biola Taro Hakase, 240 penari warga, drone berbentuk hati, serta efek cahaya dan laser sebelum memperkenalkan budaya tradisional dan warisan manufaktur Aichi-Nagoya.

Artikel Tag: Asian Games

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/asian-games-nagoya-resmi-dibuka-setelah-persiapan-penuh-tantangan
103
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini