Atlet Ski Lintas Alam AS Jessie Diggins Tutup Karier Olimpiade Penuh Syukur

Penulis: Hanif Rusli
Senin 23 Feb 2026, 20:15 WIB - 131 views
Jessie Diggins hanya terpaut beberapa detik dari podium dalam lomba yang menjadi penampilan Olimpiade terakhirnya. (Foto: AP)

Jessie Diggins hanya terpaut beberapa detik dari podium dalam lomba yang menjadi penampilan Olimpiade terakhirnya. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Atlet ski lintas alam Amerika Serikat, Jessie Diggins, menutup perjalanan Olimpiadenya dengan perasaan syukur meski gagal menambah koleksi medali pada nomor 50 kilometer klasik putri di Tesero, Italia, Minggu (22/2) waktu setempat.

Diggins finis di posisi kelima setelah mengerahkan seluruh kemampuannya hingga garis akhir.

Ia hanya terpaut beberapa detik dari podium dalam lomba yang menjadi penampilan Olimpiade terakhirnya.

“Kalau setahun lalu ada yang bilang saya akan bersaing memperebutkan medali perunggu di 50 km klasik, saya tidak akan percaya. Saya bisa bilang dengan yakin, saya tidak mungkin berusaha lebih keras dari ini,” ujar Jessie Diggins.

Atlet berusia 34 tahun itu terjatuh ke salju setelah finis, dengan napas tersengal dan tubuh kelelahan—pemandangan yang kerap terlihat sepanjang 15 tahun kariernya di level dunia.

Ia menyebut dirinya dipenuhi rasa syukur, kebahagiaan, dan cinta setelah menutup bab penting dalam kariernya.

Diggins mencatat sejarah saat meraih emas Olimpiade pertama Amerika Serikat di cabang ski lintas alam bersama Kikkan Randall pada Olimpiade PyeongChang 2018.

Ia kemudian menambah satu perak dan satu perunggu di Beijing 2022.

Pada edisi Milan Cortina 2026, Diggins kembali naik podium lewat medali perunggu nomor 10 km interval start, meski harus berlomba dengan memar tulang rusuk akibat kecelakaan di lomba pembuka.

Di nomor 50 km, ia sempat berada dalam grup terdepan bersama peraih emas asal Swedia, Ebba Andersson.

Namun, Diggins kehilangan momentum setelah terjatuh saat pergantian ski di awal putaran ketiga. Ia juga mengalami kram otot serius di paruh kedua lomba.

Meski berusaha mengejar, Diggins tak mampu menutup jarak dengan Andersson maupun peraih perak Heidi Weng dari Norwegia.

Dalam perebutan perunggu, ia gagal menyalip Nadja Kaelin dari Swiss pada tanjakan terakhir karena grip ski yang kurang maksimal.

Warisan Jessie Diggins melampaui sekadar hasil lomba. Ia dikenal sebagai sosok vokal dalam kampanye kesadaran perubahan iklim serta dukungan terhadap mereka yang berjuang melawan gangguan makan.

Di dalam tim, ia juga menjadi figur senior yang mendorong atlet muda untuk tampil kompetitif tanpa kehilangan keseimbangan hidup.

Meski ini menjadi Olimpiade terakhirnya, Jessie Diggins belum sepenuhnya menutup musim kompetisi.

Ia masih memimpin klasemen Piala Dunia dan berambisi meraih crystal globe lainnya, dengan seri penutup musim dijadwalkan berlangsung pada 19–22 Maret di Lake Placid, New York.

“Saya bangga bisa terus berjuang dan memberikan yang terbaik, bukan hanya saat mengenakan nomor lomba, tetapi juga di luar arena,” kata Diggins.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/atlet-ski-lintas-alam-as-jessie-diggins-tutup-karier-olimpiade-penuh-syukur
131
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini