Kalahkan Swiss, Swedia Rebut Emas Curling Putri Olimpiade Musim Dingin 2026

Penulis: Hanif Rusli
Senin 23 Feb 2026, 19:55 WIB - 146 views
Tim curling putri Swedia merayakan emas mereka yang mempertegas posisi negaranya sebagai salah satu negara tersukses dalam sejarah curling Olimpiade. (Foto: AP)

Tim curling putri Swedia merayakan emas mereka yang mempertegas posisi negaranya sebagai salah satu negara tersukses dalam sejarah curling Olimpiade. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Swedia memastikan diri sebagai juara cabang curling putri Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 setelah menundukkan Swiss dengan skor tipis 6-5 pada final yang digelar Minggu (22/2).

Kemenangan ini mempertegas posisi Swedia sebagai salah satu negara tersukses dalam sejarah curling Olimpiade.

Dipimpin skip Anna Hasselborg, tim Swedia tampil tenang dalam laga ketat yang berlangsung hingga end ke-10.

Dengan hammer di tangan pada end penentuan, Hasselborg memastikan tambahan satu poin krusial untuk mengunci kemenangan 6-5 atas tim Swiss yang dikapteni Silvana Tirinzoni.

Hasil tersebut menjadi emas keenam Swedia sepanjang sejarah curling Olimpiade dan total medali ke-13 mereka di ajang ini.

Catatan itu menempatkan Swedia tepat di bawah Kanada, yang masih memimpin dengan tujuh emas dan 14 medali secara keseluruhan.

Keberhasilan ini terasa istimewa bagi Hasselborg dan rekan-rekannya.

Tim yang juga diperkuat Sara McManus, Agnes Knochenhauer, dan Sofia Scharback sebelumnya menyingkirkan Kanada—peringkat satu dunia—di semifinal.

Mereka tampil konsisten sepanjang turnamen dan menutup kompetisi dengan performa solid di partai puncak.

Dalam pertandingan final, Swedia membuka laga dengan dua poin pada end pertama.

Swiss sempat bangkit dan menyamakan kedudukan 3-3 pada end keenam setelah memanfaatkan sejumlah draw akurat dari Alina Paetz.

Momentum sempat berpihak kepada Swiss, namun Swedia mencuri satu poin penting pada end kedelapan untuk kembali memimpin.

Swiss sempat menyamakan skor 5-5 pada end kesembilan, memaksa penentuan di end terakhir.

Namun dengan hammer di tangan, Hasselborg tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Didukung sapuan krusial dari Knochenhauer dan McManus, Swedia memastikan satu poin penentu yang membawa mereka naik podium tertinggi.

Bagi Hasselborg, ini adalah medali emas Olimpiade keduanya sebagai skip setelah sukses di Pyeongchang 2018.

 Ia menjadi wanita kedua Swedia yang mampu meraih dua emas Olimpiade sebagai skip setelah Anette Norberg.

Secara keseluruhan, tim ini kini mengoleksi tiga medali Olimpiade, termasuk perunggu di Beijing 2022.

Keberhasilan Swedia juga menandai enam Olimpiade beruntun di mana tim putri mereka selalu meraih medali, sejak Torino 2006. Di Milano-Cortina, Swedia turut menambah emas dari nomor ganda campuran.

Sementara itu, Swiss harus puas dengan medali perak. Bagi Tirinzoni, yang berusia 46 tahun, ini merupakan medali Olimpiade pertamanya setelah sebelumnya meraih empat gelar juara dunia.

Meski gagal merebut emas, pencapaian tersebut tetap menjadi tonggak penting dalam karier panjangnya.

Medali perunggu diraih Kanada setelah mengalahkan Amerika Serikat sehari sebelumnya. Pada sektor putra, Kanada juga merebut emas usai menundukkan Britania Raya di final.

Dengan hasil ini, Swedia kembali menegaskan tradisi kuat mereka dalam curling Olimpiade, sekaligus menutup kompetisi putri dengan pertarungan final yang berlangsung dramatis hingga lemparan terakhir.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/kalahkan-swiss-swedia-rebut-emas-curling-putri-olimpiade-musim-dingin-2026
146
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini