Boneka Maskot Milo dan Tina Jadi Buruan Fans Olimpiade Milan-Cortina 2026
Di zona penggemar di pusat kota Milan, puluhan pengunjung juga antre berfoto dengan karakter Tina dan Milo, maskot Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin 2026. (Foto: AP)
Boneka maskot resmi Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026, Milo dan Tina, menjadi salah satu suvenir paling dicari oleh para penggemar selama penyelenggaraan pesta olahraga musim dingin tersebut.
Tingginya minat membuat boneka berbentuk cerpelai (stoat) itu cepat habis di berbagai toko resmi Olimpiade di Milan maupun Cortina d’Ampezzo, bahkan belum genap sepekan sejak ajang dimulai.
Di sejumlah toko resmi, termasuk gerai terbesar di sekitar Katedral Duomo, Milan, stok boneka maskot dilaporkan sudah habis terjual.
Penjualan daring juga menunjukkan kondisi serupa. Harga boneka Milo dan Tina berkisar antara 18 hingga 58 euro, tergantung ukuran dan jenisnya.
Julia Peeler, pengunjung asal South Carolina, Amerika Serikat, mengaku kesulitan menemukan boneka maskot tersebut. Ia ingin membelinya sebagai hadiah untuk keponakannya.
“Sepertinya satu-satunya cara mendapatkannya adalah dengan memenangkan medali,” ujarnya berseloroh saat melihat karakter Milo dan Tina berfoto bersama pengunjung di pusat kota Milan.
Tina, yang namanya diambil dari Cortina, merupakan cerpelai berwarna lebih terang dan menjadi maskot Olimpiade Musim Dingin.
Sementara Milo, yang diambil dari nama Milano, adalah maskot Paralimpiade Musim Dingin.
Dalam cerita resminya, Milo lahir tanpa satu kaki depan, tetapi mampu beradaptasi dengan menggunakan ekornya sebagai kekuatan tambahan, menjadikannya simbol semangat inklusivitas dan ketangguhan.
Selain boneka, karakter Milo dan Tina juga menghiasi berbagai produk suvenir seperti mug kopi, pin, dan kaus.
Namun, boneka tetap menjadi barang paling diminati. Para atlet peraih medali bahkan mendapatkan boneka maskot tersebut sebagai hadiah saat naik podium.
Jennifer Suarez, seorang teknisi sistem siaran, termasuk yang beruntung mendapatkan boneka Tina di pusat media Milan. Ia telah mengoleksi boneka maskot Olimpiade sejak Vancouver 2010.
“Kami beruntung datang tepat waktu,” katanya sambil memegang boneka kecil itu.
Di zona penggemar di pusat kota Milan, puluhan pengunjung juga antre berfoto dengan karakter maskot tersebut.
Michelle Chen dan Brenda Zhang, wisatawan asal San Francisco, mengaku datang ke Olimpiade sekaligus mencari boneka Tina untuk teman mereka yang sangat menyukai maskot itu.
Bagi sebagian pengunjung, kehadiran Milo sebagai maskot Paralimpiade memiliki makna khusus.
Annie-Laurie Atkins mengatakan karakter tersebut mengingatkannya pada teman-temannya penyandang disabilitas dan nilai inklusivitas yang dibawa Paralimpiade.
Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/boneka-maskot-milo-dan-tina-jadi-buruan-fans-olimpiade-milan-cortina-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini