Vladyslav Heraskevych Desak Izin Pakai Helm Penghormatan di Olimpiade 2026
Helm yang dikenakan Vladyslav Heraskevych menampilkan gambar sekitar 20 atlet Ukraina yang meninggal sejak invasi Rusia pada 2022. (Foto: AP)
Atlet skeleton Ukraina, Vladyslav Heraskevych, tetap berupaya memperjuangkan haknya untuk bertanding di Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026 dengan mengenakan helm khusus yang didedikasikan untuk para atlet Ukraina yang gugur dalam perang melawan Rusia.
Upaya tersebut dilakukan meski Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah menolak penggunaan helm tersebut karena dianggap melanggar aturan Olimpiade terkait pernyataan politik.
IOC menawarkan kompromi dengan mengizinkan Heraskevych mengenakan ban lengan hitam saat bertanding.
Namun, atlet berusia 25 tahun itu menegaskan tidak berencana menggunakan simbol tersebut dan akan terus memperjuangkan penggunaan helm yang menampilkan gambar sekitar 20 atlet Ukraina yang meninggal sejak invasi Rusia pada 2022.
“Kami akan terus berjuang untuk hak bertanding dengan helm ini. Saya benar-benar percaya kami tidak melanggar hukum atau aturan apa pun,” kata Vladyslav Heraskevych setelah menjalani dua sesi latihan di Cortina d’Ampezzo, Italia.
IOC menegaskan bahwa Olimpiade harus terbebas dari pengaruh politik, agama, maupun bentuk propaganda lainnya, sebagaimana diatur dalam Rule 50 Piagam Olimpiade.
Meski demikian, juru bicara IOC Mark Adams mengatakan pihaknya berusaha menunjukkan empati dengan mengizinkan Heraskevych mengekspresikan pandangannya di luar arena kompetisi, termasuk melalui media sosial dan konferensi pers.
Heraskevych masih diizinkan menggunakan helm tersebut selama sesi latihan, tetapi tidak saat kompetisi resmi.
Atlet yang finis keempat pada kejuaraan dunia tahun lalu itu dianggap sebagai salah satu kandidat peraih medali dan mendapat dukungan dari sejumlah atlet skeleton lainnya.
Juara dunia asal Inggris, Matt Weston, menyatakan simpati terhadap situasi yang dihadapi Ukraina. Ia menilai perang adalah tragedi, meski memilih tidak berkomentar lebih jauh mengenai kontroversi tersebut.
Vladyslav Heraskevych juga mempertanyakan kehadiran bendera Rusia di tribun penonton pada beberapa pertandingan, padahal simbol tersebut seharusnya dilarang selama Olimpiade berlangsung.
Helm yang menjadi perdebatan itu memuat wajah sejumlah atlet Ukraina, termasuk skater indah Dmytro Sharpar, petinju Pavlo Ishchenko, dan pemain hoki Oleksiy Loginov, yang meninggal dalam berbagai situasi selama konflik berlangsung.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy turut menyatakan dukungannya melalui media sosial, memuji Heraskevych karena mengingatkan dunia tentang harga besar yang harus dibayar negaranya akibat perang.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/vladyslav-heraskevych-desak-izin-pakai-helm-penghormatan-di-olimpiade-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini