John Korir Pertahankan Gelar Boston Marathon dengan Rekor Baru
John Korir menyelesaikan lomba dengan waktu 2 jam 1 menit 52 detik, yang menjadi catatan tercepat sepanjang sejarah ajang tersebut. (Foto: AP)
Pelari asal Kenya, John Korir, kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan menjuarai Boston Marathon 2026 sekaligus memecahkan rekor lintasan, Senin (20/4) waktu setempat.
Korir menyelesaikan lomba dengan waktu 2 jam 1 menit 52 detik, yang menjadi catatan tercepat sepanjang sejarah ajang tersebut.
Waktu tersebut juga menempatkannya sebagai pelari dengan catatan kelima tercepat dalam sejarah maraton dunia.
John Korir memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Geoffrey Mutai sejak 2011 dengan waktu 2:03:02, atau lebih cepat 70 detik.
Korir memastikan kemenangan setelah melepaskan diri dari rombongan utama saat memasuki tanjakan Heartbreak Hill di Newton.
Ia kemudian memperlebar keunggulan hingga sekitar 40 detik, sebelum melintasi Kenmore Square dengan satu mil tersisa sambil sesekali menoleh ke belakang memastikan posisinya aman.
Di garis finis Boylston Street, John Korir merayakan kemenangannya dengan ekspresi penuh kegembiraan, menjulurkan lidah dan merentangkan tangan.
Kemenangan ini menjadi gelar kedua beruntun bagi Korir di Boston Marathon, setelah tahun sebelumnya ia juga keluar sebagai juara.
Atas pencapaian tersebut, John Korir berhak atas hadiah sebesar 150.000 dolar AS serta karangan daun zaitun berlapis emas yang dikirim dari Marathon, Yunani.
Ia juga mendapatkan bonus tambahan sebesar 50.000 dolar AS berkat rekor lintasan yang berhasil dipecahkan.
Pelari Tanzania, Alphonce Felix Simbu, finis di posisi kedua dengan selisih 55 detik dari Korir.
Sementara juara 2021, Benson Kipruto, berada di posisi ketiga hanya terpaut tiga detik dari Simbu. Ketiganya bahkan mencatat waktu yang lebih cepat dibandingkan rekor lintasan sebelumnya.
Sementara itu, Zouhair Talbi mencatat sejarah sebagai pelari Amerika Serikat tercepat di Boston Marathon dengan waktu 2:03:45, finis di posisi kelima.
Talbi sebelumnya mewakili Maroko di Olimpiade Paris 2024 sebelum resmi menjadi warga negara AS.
Perlombaan tahun ini berlangsung dalam kondisi cuaca yang cukup mendukung.
Para pelari memulai lomba dari Hopkinton dengan suhu di kisaran 30-an derajat Fahrenheit dan embun beku di permukaan tanah.
Suhu kemudian meningkat menjadi sekitar 45 derajat Fahrenheit saat start, menjadikannya suhu awal terdingin sejak 2018.
Meski demikian, langit cerah dan angin dari belakang membantu para peserta mencatatkan waktu cepat.
Dengan kualitas peserta yang disebut sebagai yang terbaik dalam sejarah 130 tahun Boston Marathon, hasil lomba tahun ini menjadi salah satu yang paling kompetitif sekaligus tercepat.
Panitia juga melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk pengaturan kepadatan pelari di lintasan untuk menghindari penumpukan di jalur sempit.
Selain itu, sebuah patung baru untuk pelopor maraton wanita, Bobbi Gibb, turut diresmikan di area start.
Artikel Tag: Maraton
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/john-korir-pertahankan-gelar-boston-marathon-dengan-rekor-baru
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini