Juara Maraton New York Albert Korir Diskors Lima Tahun Akibat Doping

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 02 Apr 2026, 20:23 WIB - 102 views
Albert Korir terbukti menggunakan zat terlarang jenis CERA, yakni versi modern dari EPO yang berfungsi meningkatkan produksi sel darah merah. (Foto: AP)

Albert Korir terbukti menggunakan zat terlarang jenis CERA, yakni versi modern dari EPO yang berfungsi meningkatkan produksi sel darah merah. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Pelari Kenya, Albert Korir, dijatuhi larangan bertanding selama lima tahun setelah mengakui pelanggaran doping, demikian diumumkan Athletics Integrity Unit (AIU), Senin (30/3).

Korir, yang merupakan juara Maraton New York 2021, terbukti menggunakan zat terlarang jenis CERA, yakni versi modern dari EPO yang berfungsi meningkatkan produksi sel darah merah.

Zat tersebut ditemukan dalam tiga sampel tes yang diambil saat ia menjalani latihan di Kenya pada Oktober tahun lalu.

Dalam putusannya, AIU menyatakan bahwa tiga hasil positif tersebut menjadi bukti jelas penggunaan zat terlarang secara berulang.

Hal ini dikategorikan sebagai keadaan yang memberatkan sehingga memperpanjang masa hukuman.

“Tes positif tersebut merupakan bukti kuat bahwa atlet menggunakan zat terlarang pada beberapa kesempatan,” demikian pernyataan AIU.

Akibat pelanggaran tersebut, seluruh hasil lomba Korir sejak Oktober didiskualifikasi, termasuk finis di posisi ketiga pada Maraton New York edisi November lalu.

Dengan demikian, posisinya dalam lomba tersebut dicabut.

Larangan bertanding terhadap Korir berlaku hingga Januari 2031. Hukuman awalnya lebih panjang, namun dikurangi satu tahun setelah Korir mengakui pelanggaran tanpa meminta sidang.

Meski demikian, Albert Korir tetap diperbolehkan mempertahankan gelar juara Maraton New York 2021 yang diraihnya sebelum periode pelanggaran dimulai.

Selain itu, ia juga pernah finis sebagai runner-up pada edisi 2019 dan 2023, serta menempati posisi ketiga pada 2024.

Kasus ini kembali menambah daftar pelanggaran doping di nomor lari jarak jauh, khususnya yang melibatkan atlet Kenya.

Dalam beberapa tahun terakhir, cabang maraton memang kerap diwarnai kasus serupa yang mencoreng reputasi atlet-atlet elite dunia.

AIU sebelumnya menyebut adanya perbaikan dalam penanganan kasus doping, meski tetap menyoroti perlunya pengawasan ketat.

Pada tahun lalu, pemegang rekor dunia maraton putri asal Kenya, Ruth Chepngetich, juga dijatuhi sanksi larangan bertanding selama tiga tahun akibat pelanggaran aturan anti-doping.

Albert Korir, yang kini berusia 32 tahun, sempat menjadi salah satu pelari jarak jauh yang konsisten tampil di ajang maraton internasional.

Selain sukses di New York, ia juga tampil di sejumlah lomba besar lainnya dengan hasil kompetitif.

Namun, sanksi ini membuat kariernya terhenti hingga beberapa tahun ke depan dan menghapus sebagian catatan prestasinya dalam periode terakhir.

Artikel Tag: Maraton, Ruth Chepngetich

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/juara-maraton-new-york-albert-korir-diskors-lima-tahun-akibat-doping
102
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini