Kyle Larson Jalani Hari Media “Canggung” Jelang Balapan Penutup NASCAR
Jika kembali menjadi juara, Kyle Larson akan bergabung dengan kelompok elite pembalap yang telah mengoleksi tiga gelar NASCAR Cup Series. (Foto: AP)
Kyle Larson menjalani hari media yang terasa canggung menjelang balapan penutup NASCAR Cup Series 2026 di Homestead-Miami Speedway, Kamis (5/11).
Pembalap Hendrick Motorsports itu menjadi satu-satunya kandidat juara yang hadir dalam acara tersebut karena Christopher Bell dan Denny Hamlin mendapat izin untuk tidak mengikuti kegiatan.
Situasi tersebut menjadi yang pertama terjadi sejak NASCAR menerapkan format playoff lebih dari dua dekade lalu.
Kyle Larson bahkan mengaku menikmati suasana tidak biasa tersebut. "Kami sudah mendapatkan hak untuk membuat situasi ini terasa canggung. Saya menyukai kecanggungan," ujar Larson.
Larson memiliki keunggulan 67 poin atas Bell menjelang balapan penentuan.
Dia hanya membutuhkan tambahan sembilan poin untuk memastikan gelar NASCAR Cup Series kedua secara beruntun sekaligus yang ketiga dalam enam tahun terakhir.
Larson setidaknya akan mendapatkan satu poin dari start balapan dan berpeluang menambah poin melalui hasil pada etape pertama.
Dengan maksimal 76 poin yang bisa diraih dalam satu balapan, Bell maupun Hamlin membutuhkan hasil sangat baik untuk mengejar ketertinggalan tersebut.
Keunggulan besar itu membuat persaingan perebutan gelar tidak terlalu dramatis.
Meski demikian, Larson mengaku tetap merasakan tekanan karena tidak ingin kehilangan kesempatan setelah menjalani musim yang panjang.
"Anda sudah bekerja sangat keras sampai berada di posisi ini. Saya tidak ingin sesuatu yang tidak terduga terjadi dan menghapus semua usaha yang telah kami lakukan untuk mendapatkan posisi yang sangat menguntungkan ini. Itulah tekanannya, jangan sampai merusak semuanya sekarang," katanya.
Kyle Larson memperkirakan tekanan tersebut akan berkurang setelah dirinya masuk ke mobil Chevrolet nomor 5 dan mulai berkonsentrasi pada balapan.
Dia ingin memulai dengan baik pada etape pertama sebelum menjalani sisa perlombaan dengan lebih leluasa.
Di Homestead, Larson memiliki catatan cukup kuat dengan dua kemenangan dan enam finis lima besar dari 12 penampilan.
Balapan musim ini juga menjadi yang pertama di Homestead setelah enam tahun terakhir digelar di Phoenix.
Jika kembali menjadi juara, Kyle Larson akan bergabung dengan kelompok elite pembalap yang telah mengoleksi tiga gelar NASCAR Cup Series.
Dia akan menjadi pembalap ke-11 dalam sejarah yang mencapai prestasi tersebut, menyusul nama-nama seperti Jeff Gordon, Tony Stewart, dan Joey Logano.
Richard Petty, Dale Earnhardt, serta Jimmie Johnson masing-masing mengoleksi tujuh gelar.
Analis NBC Sports Jeff Burton menilai pencapaian tiga gelar tersebut sangat istimewa. Dia bahkan mengatakan lebih banyak orang pernah berjalan di Bulan dibandingkan pembalap yang telah memenangi tiga kejuaraan Cup Series.
Komentator Leigh Diffey menyebut Larson sebagai pembalap serbabisa. Burton juga menilainya sebagai pembalap mobil terbaik di dunia karena mampu menang di berbagai jenis kendaraan, lintasan, dan disiplin balap.
Larson sebelumnya meraih gelar pertamanya pada 2021 setelah memenangi empat dari lima balapan terakhir.
Gelar keduanya diraih tahun lalu melalui strategi pit dan periode caution menjelang akhir balapan di Phoenix.
Musim ini, dia sempat berada di peringkat ke-10 klasemen dan melewati 50 balapan tanpa kemenangan.
Namun, Larson bangkit dengan memenangi tiga dari sembilan balapan playoff pertama dan delapan kali finis di posisi 10 besar.
Artikel Tag: Kyle Larson, Denny Hamlin
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/kyle-larson-jalani-hari-media-canggung-jelang-balapan-penutup-nascar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini