Mantan juara UFC Ronda Rousey Jalani Duel Perpisahan Lawan Gina Carano

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 16 Mei 2026, 08:31 WIB - 201 views
Ronda Rousey menyebut laga melawan Carano sebagai kesempatan untuk menulis ulang akhir kariernya yang menurutnya tidak pernah benar-benar selesai. (Foto: Fight TV)

Ronda Rousey menyebut laga melawan Carano sebagai kesempatan untuk menulis ulang akhir kariernya yang menurutnya tidak pernah benar-benar selesai. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Mantan juara UFC Ronda Rousey mengaku ingin kembali mencintai dunia MMA sebelum benar-benar meninggalkannya.

Setelah hampir satu dekade menjauh dari olahraga yang membesarkan namanya, Rousey kini bersiap menjalani pertarungan terakhir melawan Gina Carano pada 16 Mei di Intuit Dome, Inglewood, California.

Pertarungan tersebut akan menjadi laga utama dalam kartu MMA pertama yang ditayangkan Netflix dan dipromotori Most Valuable Promotions milik Jake Paul.

Nama-nama besar seperti Nate Diaz dan Francis Ngannou juga dijadwalkan tampil dalam ajang tersebut.

Ronda Rousey menegaskan kembalinya ia ke arena bukan sekadar comeback biasa.

Petarung berusia 39 tahun itu menyebut laga melawan Carano sebagai kesempatan untuk menulis ulang akhir kariernya yang menurutnya tidak pernah benar-benar selesai.

“Ini adalah kesempatan untuk menulis ulang akhir cerita saya,” kata Rousey kepada ESPN.

Karier Ronda Rousey di UFC praktis berakhir pahit setelah kalah knockout dari Holly Holm pada 2015 dan kemudian dihentikan Amanda Nunes hanya dalam 48 detik pada UFC 207 tahun 2016.

Rousey mengungkapkan bahwa di balik kemundurannya saat itu, ia mengalami gangguan kesehatan yang tidak diketahui publik.

Ia sering mengalami gejala mirip gegar otak, kehilangan fokus penglihatan, hingga rasa takut mengalami kerusakan otak permanen akibat benturan selama bertarung.

Ia bahkan mengaku sempat menghindari pemeriksaan medis karena khawatir akan mendapat diagnosis yang memaksanya berhenti bertarung.

Setelah diperiksa di Cleveland Clinic atas dorongan CEO UFC Dana White, Rousey akhirnya didiagnosis mengalami migraine with aura dan cortical spreading depression (CSD), bukan kerusakan otak permanen seperti yang ia takutkan.

Diagnosis tersebut menjadi titik balik bagi Rousey untuk kembali berdamai dengan MMA.

Dalam dua tahun terakhir, ia mulai berlatih judo lagi bersama sahabatnya Ricky Lundell di garasi rumahnya tanpa tekanan kompetisi.

Rousey mengaku perlahan menemukan kembali kecintaannya terhadap seni bela diri setelah bertahun-tahun menutup diri dari dunia MMA.

Ia juga menyebut pertarungan melawan Carano memiliki makna khusus karena Carano adalah sosok yang dulu menginspirasinya masuk ke MMA setelah Olimpiade 2008.

Meski kembali bertarung, Ronda Rousey memastikan duel kontra Carano akan menjadi penampilan terakhirnya sebagai petarung profesional.

Setelah itu, ia berencana pindah ke Hawaii bersama suaminya, mantan petarung UFC Travis Browne, untuk fokus membesarkan keluarga.

Namun, Rousey tidak menutup kemungkinan tetap berada di dunia MMA sebagai promotor atau membuka akademi bela diri untuk anak-anak di masa depan.

Artikel Tag: ronda rousey, MMA

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/mantan-juara-ufc-ronda-rousey-jalani-duel-perpisahan-lawan-gina-carano
201
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini