Masalah Hak Cipta Paksa Petr Gumennik Ganti Musik Program Olimpiade
Petr Gumennik akhirnya memilih menggunakan komposisi “Waltz 1805” karya Edgar Hakobyan, yang berhasil memperoleh persetujuan penggunaan tepat waktu. (Foto: AP)
Atlet seluncur indah Rusia, Petr Gumennik, harus mengganti musik untuk program pendeknya hanya dua hari sebelum nomor putra dimulai pada Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026.
Keputusan mendadak itu terjadi setelah ia mengetahui bahwa musik yang digunakannya sepanjang musim tidak memiliki izin hak cipta yang diperlukan.
Petr Gumennik, juara nasional Rusia berusia 23 tahun yang tampil sebagai atlet netral, sebelumnya menggunakan musik dari film thriller psikologis Perfume: The Story of a Murderer.
Namun, menjelang kompetisi, ia diberi tahu bahwa izin penggunaan musik tersebut belum diperoleh secara resmi.
Dengan waktu yang sangat terbatas, Gumennik tidak sempat mendapatkan izin untuk musik program musim lalu dari film fiksi ilmiah Dune.
Ia akhirnya memilih menggunakan komposisi “Waltz 1805” karya Edgar Hakobyan, yang berhasil memperoleh persetujuan penggunaan tepat waktu.
Nomor program pendek putra dijadwalkan berlangsung Selasa (10/2) malam.
Kasus Petr Gumennik bukan satu-satunya yang terjadi di Milano.
Atlet Spanyol Tomas-Llorenc Guarino Sabate juga sempat menghadapi masalah serupa setelah hampir kehilangan izin untuk medley musik dari film animasi Minions.
Ia harus bekerja cepat menyiapkan program cadangan sambil mengurus perizinan musik.
Pada akhirnya, ia memperoleh izin untuk seluruh komposisi, termasuk lagu “Freedom” dari Pharrell Williams.
Kekhawatiran yang sama juga dialami skater Belgia Loena Hendrickx. Ia mengganti musik “Ashes” dari Celine Dion menjadi lagu Dion lainnya, “I Surrender”, karena lebih mudah mendapatkan izin penggunaan.
Persoalan hak cipta memang menjadi tantangan baru dalam dunia seluncur indah.
Selama puluhan tahun, atlet biasanya menggunakan musik instrumental yang sebagian besar berada di domain publik.
Namun sejak International Skating Union (ISU) melonggarkan aturan pada 2014 dan memperbolehkan penggunaan lagu modern dengan vokal, izin hak cipta menjadi semakin penting.
Presiden ISU Jae Youl Kim menyebut persoalan ini sebagai masalah serius yang tidak seharusnya membebani atlet.
Federasi internasional tersebut telah berupaya membangun sistem perizinan yang lebih jelas, tetapi kasus serupa masih sering terjadi.
Untuk nomor bebas, Gumennik tidak mengalami kendala karena musik dari film sejarah Rusia Onegin telah memperoleh izin resmi.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/masalah-hak-cipta-paksa-petr-gumennik-ganti-musik-program-olimpiade
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini