Milwaukee Brewers Hancurkan Tampa Bay Rays dan Unggul 3-0 di World Series
Milwaukee Brewers akan berusaha menyapu bersih seri pada gim keempat, Selasa (27/10), sekaligus mengakhiri penantian 56 tahun untuk gelar World Series pertama mereka. (Foto: AP)
Milwaukee Brewers selangkah lagi meraih gelar juara World Series pertama dalam sejarah klub setelah menghancurkan Tampa Bay Rays 10-1 pada gim ketiga di Tropicana Field, Senin (26/10) malam waktu setempat.
Kemenangan tersebut membuat Brewers unggul 3-0 dalam seri final Major League Baseball (MLB) berformat best-of-seven.
Brewers memastikan kemenangan melalui ledakan delapan angka pada inning kelima, sebuah rekor World Series untuk perolehan angka dengan dua out dalam satu inning.
Milwaukee Brewers juga mencatat tujuh pukulan beruntun saat membangun keunggulan, rekor baru untuk postseason MLB.
Reli tersebut bermula ketika mantan pelempar Brewers, Freddy Peralta, menghadapi tekanan dengan dua out dan seluruh base terisi.
Setelah Peralta digantikan pelempar kidal Cam Booser, Brice Turang memukul bola ground yang mengenai sarung tangan shortstop Rays Taylor Walls.
Pukulan itu menghasilkan dua angka dan membuka jalan bagi serangan Milwaukee.
Brewers kemudian melanjutkan momentum melalui rangkaian pukulan yang membuat pertahanan Tampa Bay kewalahan.
Mereka mencetak delapan angka tanpa satu pun home run, meneruskan pola permainan kolektif yang mengantarkan Milwaukee meraih 103 kemenangan, terbanyak di MLB pada musim reguler.
Sepanjang tiga gim final, Brewers telah mengungguli Rays dengan agregat 18-7 meskipun hanya menghasilkan satu home run.
Jackson Chourio memimpin serangan pada Senin dengan empat pukulan, sedangkan William Contreras menyumbang tiga pukulan.
Contreras kini mengoleksi 18 pukulan pada postseason tahun ini, rekor terbanyak seorang pemain Milwaukee dalam satu perjalanan playoff.
Pelempar rookie kidal Robert Gasser juga tampil impresif. Dia membatasi Rays hanya dengan satu pukulan selama enam inning tanpa kebobolan angka. Gasser kini memiliki ERA postseason 0,60 dalam total 15 inning.
Dia juga menjadi pelempar kidal pertama sejak Sandy Koufax pada 1965 yang menghadapi jumlah pemukul minimum selama sedikitnya enam inning dalam pertandingan World Series.
Milwaukee Brewers menutup pertandingan dengan penampilan Brandon Woodruff pada inning kesembilan.
Pemain berusia 33 tahun itu merupakan pemain terlama membela Brewers dan tampil untuk pertama kalinya sejak mengalami cedera bahu pada 4 Juli.
Manajer Brewers Pat Murphy mengingatkan timnya agar tidak menganggap gelar juara sudah berada dalam genggaman.
"Ini seri best-of-seven. Kelihatannya kami berada dalam posisi yang menguntungkan, tetapi ini bisbol. Apa pun bisa terjadi," kata Murphy.
Milwaukee Brewers akan berusaha menyapu bersih seri pada gim keempat, Selasa (27/10), sekaligus mengakhiri penantian 56 tahun untuk gelar World Series pertama mereka.
Sejarah berpihak kepada Milwaukee: seluruh 25 tim yang sebelumnya unggul 3-0 dalam 121 edisi World Series berhasil menjadi juara.
Namun, pemain Milwaukee menegaskan fokus mereka hanya tertuju pada pertandingan berikutnya.
Sementara itu, pemain base ketiga Rays, Junior Caminero, mengakui lawan mereka tampil lebih baik dalam seri ini.
Artikel Tag: Milwaukee Brewers, World Series
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/milwaukee-brewers-hancurkan-tampa-bay-rays-dan-unggul-3-0-di-world-series
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini