OCA Nilai Model Baru Asian Games Aichi-Nagoya Layak Diterapkan

Penulis: Hanif Rusli
Selasa 06 Okt 2026, 19:16 WIB - 70 views
Obor Asian Games Aichi-Nagoya tampak menyala selama penyelenggaraan. (Foto: AP)

Obor Asian Games Aichi-Nagoya tampak menyala selama penyelenggaraan. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Dewan Olimpiade Asia (OCA) mengakui Asian Games Aichi-Nagoya menghadapi sejumlah tantangan operasional, tetapi menilai penyelenggara berhasil mengatasinya sehingga para atlet tetap memperoleh kondisi yang dibutuhkan untuk bertanding secara maksimal.

Ketua Komite Koordinasi OCA untuk Asian Games 2026, Mohammad Tayyab Ikram, mengatakan tidak ada penyelenggaraan multiajang olahraga yang terbebas dari tantangan. Menurut dia, hal terpenting adalah bagaimana persoalan tersebut ditangani.

“Tidak ada Asian Games tanpa tantangan. Cara kami menangani tantangan tersebut yang seharusnya lebih penting untuk disoroti,” kata Ikram dalam konferensi pers pada hari terakhir Asian Games, Minggu (4/10).

Ikram mengatakan OCA menerima sejumlah perhatian dan keluhan mengenai aspek operasional selama kompetisi.

Namun, ia menegaskan perhatian utama harus diarahkan pada penyelesaian masalah dan memastikan atlet memperoleh layanan terbaik, terutama dalam hal logistik dan fasilitas pendukung.

Ia menekankan bahwa atlet harus menjadi pusat perhatian OCA, termasuk dalam upaya meningkatkan bantuan dan fasilitas pada ajang olahraga berikutnya.

Asian Games Aichi-Nagoya menggunakan model penyelenggaraan berbeda, terutama dalam hal akomodasi atlet.

Panitia tidak membangun satu perkampungan atlet khusus seperti yang lazim dilakukan pada ajang multievent sebelumnya. Sebaliknya, atlet ditempatkan di berbagai lokasi, termasuk hotel, kapal pesiar, dan kontainer.

“Ketika model ini pertama kali diusulkan, memang sulit untuk dipahami. Namun, sekarang kami memiliki praktik yang baik. Mungkin Asian Games lainnya akan melihat model ini,” ujar Ikram.

Direktur Jenderal OCA Husain Al Musallam juga menilai capaian para atlet menjadi bukti bahwa lingkungan kompetisi yang memadai telah tersedia. Ia menunjuk banyaknya rekor dunia dan Asia yang tercipta selama Asian Games sebagai salah satu indikator.

“Angka adalah fakta,” kata Al Musallam.

Ia menegaskan atlet tidak mungkin tampil maksimal tanpa dukungan yang memadai, mulai dari waktu istirahat, transportasi, layanan kesehatan hingga makanan.

“Prestasi-prestasi ini tidak akan tercapai tanpa lingkungan terbaik yang diciptakan panitia penyelenggara untuk para atlet,” ujarnya.

Menurut Al Musallam, model akomodasi terdistribusi juga berpotensi mengurangi beban kota tuan rumah dalam membangun dan memelihara kompleks perkampungan atlet berukuran besar.

Namun, penerapannya tetap harus memastikan kondisi dan pengalaman atlet tidak terganggu.

Model tersebut, katanya, dapat menjadi alternatif bagi ajang olahraga besar berikutnya karena mengurangi risiko fasilitas yang dibangun khusus untuk sebuah event kemudian tidak terpakai secara optimal setelah kompetisi berakhir.

Ikram dan Al Musallam turut memuji panitia penyelenggara, pemerintah daerah, relawan, serta berbagai pihak yang terlibat dalam membantu mengatasi tantangan selama Asian Games.

Asian Games Aichi-Nagoya yang dimulai 19 September mempertemukan ribuan atlet dari berbagai negara Asia dalam 43 disiplin olahraga dan resmi berakhir pada Minggu lalu.

Artikel Tag: OCA, Asian Games

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/oca-nilai-model-baru-asian-games-aichi-nagoya-layak-diterapkan
70
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini