Ratusan Pendemo di Milan Tolak Kehadiran Agen ICE di Olimpiade Musim Dingin
Unjuk rasa menentang kehadiran agen ICE di Olimpiade Musim Dingin berlangsung di Piazza XXV Aprile, sebuah alun-alun bersejarah di Milan. (Foto: AFP)
Ratusan demonstran turun ke jalan di Milan, Italia, pada Sabtu (31/1) untuk memprotes rencana penempatan agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) selama Olimpiade Musim Dingin mendatang.
Aksi ini tetap digelar meskipun pihak berwenang menegaskan bahwa agen-agen tersebut hanya akan bertugas di ruang kontrol keamanan dan tidak beroperasi langsung di jalanan kota.
Unjuk rasa berlangsung di Piazza XXV Aprile, sebuah alun-alun yang namanya diambil dari tanggal pembebasan Italia dari fasisme Nazi pada 1945.
Lokasi ini dipilih secara simbolis oleh para pengunjuk rasa, yang sebagian besar berasal dari Partai Demokrat Italia yang berhaluan kiri, konfederasi serikat buruh CGIL, serta ANPI—organisasi yang menjaga memori perlawanan partisan Italia pada Perang Dunia II.
Para demonstran membunyikan peluit plastik yang dibagikan panitia, sementara musik diputar dari sebuah van.
Spanduk-spanduk bernada kritik tajam terlihat di antara massa. Beberapa di antaranya berbunyi, “Never again means never again for anyone”, serta “Ice only in Spritz”, plesetan yang merujuk pada minuman aperitif populer Italia.
Aksi ini tidak hanya memprotes kehadiran agen ICE, tetapi juga mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas terhadap apa yang mereka sebut sebagai bangkitnya fasisme di Amerika Serikat.
Isu ini memicu reaksi keras di Italia. Wali Kota Milan, Giuseppe Sala, secara terbuka menyatakan bahwa agen ICE tidak diterima di kotanya.
Menteri Dalam Negeri Matteo Piantedosi bahkan dipanggil ke parlemen untuk memberikan penjelasan terkait keputusan tersebut.
Seorang demonstran, Silvana Grassi, membawa poster bertuliskan “ICE = Gestapo.” Ia mengaku sangat terguncang oleh pemberitaan mengenai tindakan keras agen ICE di Amerika Serikat.
“Itu membuat saya ingin menangis,” ujarnya. “Terlalu mengerikan membayangkan hal-hal seperti itu terjadi.”
Pemerintah menjelaskan bahwa agen yang akan ditempatkan di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina berasal dari unit Homeland Security Investigations (HSI), yang fokus pada kejahatan lintas negara dan kerap dilibatkan dalam pengamanan ajang internasional.
Unit ini berbeda dari Enforcement and Removal Operations (ERO), yang dikenal memimpin operasi imigrasi di dalam negeri AS.
Namun bagi para demonstran, perbedaan itu tidak mengubah sikap mereka.
“Kami tidak menginginkan mereka di negara kami,” kata Paolo Bortoletto, salah satu peserta aksi. “Bukan hanya orangnya, tapi ideologi di baliknya yang kami tolak.”
Olimpiade Musim Dingin akan dimulai pekan ini, dengan upacara pembukaan yang dijadwalkan dihadiri Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.
Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin, Milan
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/ratusan-pendemo-di-milan-tolak-kehadiran-agen-ice-di-olimpiade-musim-dingin
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini