Reaksi Pro Kontra Petarung UFC Usai Gaethje Kalahkan Pimblett di UFC 324

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 25 Jan 2026, 14:57 WIB - 243 views
Pertarungan utama UFC 324 yang berakhir dengan kemenangan angka mutlak untuk Gaethje itu dianggap sebagai duel penuh aksi oleh sebagian pihak. (Foto: Fight TV)

Pertarungan utama UFC 324 yang berakhir dengan kemenangan angka mutlak untuk Gaethje itu dianggap sebagai duel penuh aksi oleh sebagian pihak. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Laga utama UFC 324 antara Justin Gaethje dan Paddy Pimblett memicu perdebatan panas di kalangan petarung profesional.

Pertarungan lima ronde yang berakhir dengan kemenangan angka mutlak untuk Gaethje itu dianggap sebagai duel penuh aksi oleh sebagian pihak, namun juga menuai kritik tajam dari sejumlah nama besar di dunia MMA.

Di UFC 324, Justin Gaethje tampil sebagai pemenang dan merebut sabuk interim kelas ringan UFC untuk kedua kalinya dalam kariernya, menjadikannya petarung pertama yang dua kali menyandang gelar interim di divisi tersebut.

Ia mengalahkan Pimblett lewat keputusan juri dengan skor 49-46, 48-47, dan 48-47 setelah duel keras yang sarat jual beli pukulan sepanjang 25 menit.

Banyak petarung aktif dan pensiunan UFC memberikan reaksi positif melalui media sosial. Mereka memuji daya tahan, keberanian, dan hiburan yang disajikan kedua petarung.

Brad Tavares menyebut laga tersebut sebagai bukti mengapa Gaethje dijuluki “The Human Highlight”, sementara Ben Askren menilai pertarungan itu sangat menyenangkan dan pantas menjadi penanda era baru UFC di Paramount.

Namun, tidak semua terkesan. Mantan juara kelas berat UFC, Josh Barnett, justru melontarkan kritik pedas.

Ia menyebut pertarungan di UFC 324 itu sebagai “salah satu laga utama UFC terburuk dalam beberapa waktu terakhir”.

Menurut Barnett, dua petarung yang dikenal sebagai finisher justru tampil seperti petarung pemula, dengan teknik yang dinilainya buruk dan tidak pantas untuk panggung main event.

Komentar kontroversial juga datang dari Dustin Poirier. Petarung yang telah pensiun itu memberi ucapan bernada sindiran kepada Pimblett melalui media sosial.

“Selamat datang di liga besar,” tulis Poirier, merujuk pada kekalahan pertama Pimblett di UFC.

Hubungan keduanya memang dikenal kurang harmonis, sehingga komentar tersebut dianggap sebagai sindiran halus namun tajam.

Di sisi lain, sejumlah petarung seperti Matt Brown menilai laga itu sangat menghibur meski secara teknis jauh dari sempurna.

Ia menyebut pertarungan tersebut seru untuk ditonton, tetapi mengakui bahwa kualitas tekniknya tidak setinggi standar laga perebutan gelar.

Terlepas dari pro dan kontra, duel Gaethje vs Pimblett sukses menjadi bahan perbincangan luas.

Pertarungan itu membuktikan bahwa sebuah laga bisa dinilai sangat menghibur oleh penonton, namun tetap menuai kritik keras dari para profesional yang menilai dari sisi teknis dan kualitas bertarung.

Artikel Tag: Justin Gaethje, Paddy Pimblett, UFC, Las Vegas

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/reaksi-pro-kontra-petarung-ufc-usai-gaethje-kalahkan-pimblett-di-ufc-324
243
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini