Tommy Bridewell Berharap TV Tidak Merengkam Insidennya di Portimao

Penulis: Senja Hanan
Sabtu 28 Mar 2026, 09:52 WIB - 130 views
Tommy Bridewell Berharap TV Tidak Merengkam Insidennya di Portimao

Tommy Bridewell Berharap TV Tidak Merengkam Insidennya di Portimao

Ligaolahraga.com -

Berita WSBK: Pebalap pendatang baru WorldSBK 2026, Tommy Bridewell, mengatakan ia berharap momen besarnya di WorldSBK Portugal tidak akan terekam oleh kamera TV.

Bridewell, yang melakukan debutnya sebagai pembalap penuh waktu di World Superbike akhir pekan ini, mengalami insiden di atas puncak antara tikungan delapan dan sembilan di awal FP1, tetapi insiden yang jauh lebih besar terjadi di akhir FP2.

Pebalap Superbike Advocates itu menjelaskan bahwa momen tersebut terjadi karena ia salah memasukkan gigi saat keluar dari tikungan kedelapan.

“Sejujurnya, saya berharap TV tidak akan menangkapnya,” kata Tommy Bridewell sambil tertawa setelah FP2, berbicara kepada WorldSBK.com.

“Saya salah memasukkan gigi ketiga. Jadi, yang terjadi adalah saya keluar dari sana [tikungan kedelapan] dan Anda melaju, lalu [mengganti gigi] ke gigi kedua, ketiga, dan kemudian motor menjadi lebih tenang.”

Bridwell mengatakan melewatkan gigi ketiga, jadi putaran mesinnya tinggi dan merasa motornya langsung melaju kencang.

“Masalahnya adalah, ketika tubuhmu bergerak ke satu arah dan motor bergerak ke arah lain, kamu seperti saling bersilangan,” katanya.

“Airbag saya langsung mengembang dan saya langsung turun dan berpikir, ‘Cukup untuk hari ini, cukup sampai di sini, kita sudah menjalani hari yang baik.’ Untung sekali bisa selamat dari kejadian itu.”

Juara BSB 2023 itu memiliki pandangan positif tentang hari pertamanya di musim ini, di mana ia finis di urutan ke-13 pada sesi pertama dan ke-15 pada sesi kedua.

“Sungguh menghibur,” kata Bridewell.

Artikel Tag: wsbk, Superbike Advocates, Tommy Bridewell

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/tommy-bridewell-berharap-tv-tidak-merengkam-insidennya-di-portimao
130
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini