Turnamen World Baseball Classic Bisa Bergeser ke Tengah Musim Kompetisi
Pada edisi 2026, World Baseball Classic menarik total 1.619.839 penonton untuk 47 pertandingan, naik 24 persen dibanding rekor sebelumnya. (Foto: AP)
Keberhasilan World Baseball Classic (WBC) 2026 disebut bisa membuka jalan bagi penyelenggaraan turnamen pada tengah musim kompetisi, setelah ajang tersebut mencatat rekor baru dalam jumlah penonton langsung maupun pemirsa siaran.
Komisioner MLB Rob Manfred mengatakan WBC berikutnya akan kembali digelar pada 2029 atau 2030.
Namun, ia juga mengakui ada pembicaraan mengenai kemungkinan memindahkan turnamen internasional itu ke tengah musim, sebuah skenario yang dinilai dapat mengurangi pembatasan dari klub terhadap pemain.
Sejak pertama kali digelar pada 2006, World Baseball Classic selalu berlangsung saat spring training.
Dalam format itu, berlaku pembatasan jumlah lemparan dan klub juga dapat meminta batasan tambahan atau bahkan menolak pemainnya ikut serta.
Menurut Manfred, jika MLB benar-benar serius menggelar turnamen tengah musim, WBC akan menjadi kesempatan ideal untuk mewujudkannya.
Pada edisi 2026, WBC menarik total 1.619.839 penonton untuk 47 pertandingan. Angka itu meningkat 24 persen dibanding rekor sebelumnya, yaitu 1.306.414 penonton pada 2023.
Sebagai perbandingan, turnamen perdana pada 2006 hanya mencatat 740.451 penonton dari 39 pertandingan.
Dari sisi siaran, final World Baseball Classic 2026 antara Venezuela dan Amerika Serikat yang berakhir 3-2 ditonton 10.784.000 pemirsa di Fox dan Fox Deportes.
Jumlah itu hampir dua kali lipat dibanding final 2023 saat Jepang mengalahkan Amerika Serikat, yang ditonton sekitar 5,4 juta pemirsa.
Rata-rata penonton untuk seluruh laga WBC tahun ini di Fox, FS1, dan FS2 juga mencapai 1.294.000, naik tajam dari 506.000 pada edisi 2023.
Manfred menilai perkembangan WBC sangat jauh dibanding masa awal turnamen.
Ia menyebut edisi kali ini telah mencapai level berbeda dan menjadi fondasi penting bagi pengembangan bisnis internasional MLB, termasuk hubungan jangka panjang dengan sponsor dan penyiar.
Antusiasme tinggi juga terlihat dari negara-negara dengan tradisi bisbol kuat seperti Jepang, Republik Dominika, dan Venezuela.
Jepang kini memiliki tiga gelar, sementara Republik Dominika dan Venezuela masing-masing telah merebut satu gelar.
Amerika Serikat sendiri baru sekali menjadi juara, yakni pada 2017, meski tahun ini tampil dengan banyak pemain bintang.
Manajer Amerika Serikat Mark DeRosa menilai perpindahan WBC ke tengah musim kemungkinan besar akan membuat lebih sedikit pemain yang menolak tampil atau dibatasi penggunaannya.
Hal itu menjadi penting karena pada edisi 2026 beberapa pemain Amerika Serikat hanya mendapat peran terbatas.
Di sisi lain, MLB dan asosiasi pemain juga tengah membahas partisipasi pemain liga utama pada Olimpiade Los Angeles 2028.
Keputusan itu bisa memengaruhi penentuan apakah World Baseball Classic berikutnya akan digelar pada 2029 atau 2030.
Artikel Tag: mlb, Olimpiade Los Angeles 2028
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/turnamen-world-baseball-classic-bisa-bergeser-ke-tengah-musim-kompetisi
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini