Usulan Perubahan WADA Dikritik AS, Kuatir Ganggu Kredibilitas Olimpiade
Menurut Sara Carter, usulan perubahan tersebut berpotensi mengurangi kepercayaan publik terhadap hasil pertandingan pada Olimpiade dan ajang olahraga internasional lainnya. (Foto: AP)
Direktur Office of National Drug Control Policy (ONDCP) Amerika Serikat, Sara Carter, melayangkan kritik terhadap sejumlah usulan perubahan protokol antidoping yang tengah dibahas Badan Antidoping Dunia (WADA).
Menurutnya, usulan perubahan tersebut berpotensi mengurangi kepercayaan publik terhadap hasil pertandingan pada Olimpiade dan ajang olahraga internasional lainnya.
Carter menyampaikan pandangannya melalui surat terbuka yang dirilis pada Senin (15/6) waktu setempat, sehari sebelum rapat luar biasa Komite Eksekutif WADA digelar.
Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas rekomendasi dari kelompok kerja yang dibentuk menyusul kasus dugaan doping yang melibatkan sejumlah perenang asal China.
Dalam suratnya, Carter menilai beberapa rekomendasi yang diajukan dapat melemahkan sistem pengawasan antidoping yang selama ini dijalankan oleh badan antidoping nasional di berbagai negara.
"Usulan tersebut dapat mengurangi kepercayaan terhadap keabsahan performa para atlet pada Olimpiade di masa mendatang," tulis Carter.
Ia juga mengkritik keputusan WADA yang tidak mengundang perwakilan pemerintah Amerika Serikat dalam pertemuan tersebut.
Carter menyebut langkah itu sebagai bentuk pengecualian yang tidak dapat dibenarkan terhadap salah satu pemangku kepentingan utama dalam sistem antidoping internasional.
Menanggapi kritik tersebut, juru bicara WADA James Fitzgerald menjelaskan bahwa Amerika Serikat tidak diundang karena pemerintahnya masih menolak membayar kontribusi keuangan kepada WADA.
Menurut Fitzgerald, persoalan tersebut merupakan bagian dari ketegangan yang telah berlangsung cukup lama antara Amerika Serikat dan WADA, terutama setelah munculnya polemik penanganan kasus doping perenang China serta skandal doping Rusia.
Fitzgerald menegaskan bahwa tujuan kelompok kerja bukan untuk melemahkan sistem antidoping, melainkan memperkuat independensi dan kredibilitas proses pengawasan pada berbagai ajang olahraga besar.
"Sasaran dan rekomendasi kelompok kerja dirancang untuk meningkatkan independensi serta kredibilitas proses antidoping, termasuk pada penyelenggaraan ajang olahraga utama," ujar Fitzgerald.
Salah satu usulan yang sedang dibahas adalah memindahkan sebagian tanggung jawab pengujian doping dari badan antidoping negara tuan rumah kepada lembaga independen.
Jika diterapkan pada Olimpiade Los Angeles 2028, perubahan tersebut berpotensi mengurangi peran Badan Antidoping Amerika Serikat (USADA), yang selama ini menjadi salah satu pihak paling vokal mengkritik penanganan kasus doping oleh WADA.
Carter menilai keterlibatan aktif badan antidoping nasional tetap menjadi elemen penting dalam menjaga integritas kompetisi olahraga internasional.
"Partisipasi yang kuat dari badan antidoping nasional sangat penting bagi Amerika Serikat dalam upaya mewujudkan Olimpiade dan Paralimpiade yang paling bersih sepanjang sejarah," tulisnya.
Meski menuai kritik, Fitzgerald memastikan rapat Komite Eksekutif WADA pada Selasa nanti hanya akan membahas rekomendasi kelompok kerja. Ia menegaskan belum ada keputusan ataupun tindakan resmi yang akan diambil dalam pertemuan tersebut.
Perdebatan mengenai reformasi sistem antidoping diperkirakan masih akan berlanjut menjelang Olimpiade Los Angeles 2028, seiring berupaya WADA dan berbagai pemangku kepentingan mencari titik temu mengenai mekanisme pengawasan yang dinilai paling efektif dan independen.
Artikel Tag: WADA
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/usulan-perubahan-wada-dikritik-as-kuatir-ganggu-kredibilitas-olimpiade
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini