Ambil Langkah Besar Di Paris, Federico Cina Atasi Kelemahan Utamanya
Federico Cina [image: Matt Fitzgerald]
Berita Tenis: Petenis berusia 19 tahun, Federico Cina menunjukkan kemampuannya sebagai bintang yang sedang naik daun dengan memetik kemenangan besar di French Open musim 2026, yang ia nilai dengan penuh kedewasaan pada konferensi pers.
Petenis berkebangsaan Italia mengalami salah satu hari terpenting dalam karier profesionalnya yang masih muda di French Open. Ia mengamankan kemenangan Grand Slam pertamanya di Roland Garros setelah pertarungan lima set melelahkan melawan petenis AS, Reilly Opelka dan menang dengan 3-6, 6-4, 6-2, 6-7, 6-4, sebuah pertandingan yang menguji ketahanan fisik dan kekuatan mentalnya.
"Saya sangat senang karena ini pertandingan yang benar-benar sulit. Jujur, saya tidak menyangka akan merasakan energi seperti ini atau mengalami hal seperti ini secepat ini. Sungguh luar biasa bisa bermain dan menang untuk kali pertama di Roland Garros. Inilah momen-momen yang saya latih dan perjuangkan setiap hari,” ungkap Cina tentang kemenangan pertandingan pertamanya di Grand Slam.
"Saya selalu membayangkan bahwa kemenangan signifikan pertama saya bisa terjadi dalam suasana seperti ini, meskipun saya jelas tidak tahu apakah itu benar-benar akan menjadi kenyataan."
Ditanya bagaimana mengatasi set kelima secara mental, Cina menambahkan, “Setelah set keempat, saya memikirkan banyak hal karena saya unggul 4/1 di babak tiebreak (set kedua) dan ia bermain dengan sangat baik untuk mengejar. Tetapi dengan cepat saya mengingatkan diri saya sendiri bahwa ini adalah pertama kalinya saya di Roland Garros dan masih ada satu set lagi di depan, jadi, tidak ada gunanya memikirkan set keempat. Saya hanya mencoba menikmati set kelima dan pada akhirnya, semuanya berjalan dengan baik."
"Saya sangat senang dengan bagaimana saya mengelola pertandingan secara fisik, tetapi terutama secara mental. Saya tidak panik di saat-saat sulit dan saya pikir saya menangani hampir seluruh situasi dengan sangat baik. Salah satu kelemahan saya adalah terkadang saya mengalami penurunan performa selama pertandingan, tetapi kali ini saya berhasil tetap sangat waspada dan fokus untuk waktu yang lama."
Tantangan selanjutnya bagi petenis berkebangsaan Italia adalah babak kedua French Open melawan petenis veteran Swiss sekaligus juara musim 2015, Stan Wawrinka atasu petenis berkebangsaan Belanda, Jesper de Jong.
"Kedua calon lawan memiliki peringkat yang lebih tinggi daripada saya, jadi, saya sangat menghormati mereka. Salah satunya adalah juara yang sering saya tonton saat masih muda dan yang lainnya juga petenis yang sangat kuat di turnnamen. Siapa pun lawannya, itu akan menjadi pertandingan yang sangat sulit dan saya akan mencoba mempersiapkan diri sebaik mungkin."
Artikel Tag: Stan Wawrinka, French Open, Reilly Opelka, Federico Cina
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/ambil-langkah-besar-di-paris-federico-cina-atasi-kelemahan-utamanya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini