Aryna Sabalenka Ungkap Kenangan Tak Menyenangkan Saat Masih Anak-Anak

Penulis: Dian Megane
Selasa 19 Mei 2026, 17:43 WIB - 110 views
Aryna Sabalenka Beberkan Kenangan Tak Menyenangkan Saat Masih Anak-Anak

Aryna Sabalenka [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Aryna Sabalenka mengungkapkan bahwa banyak pelatihnya semasa kecil sering mengatakan bahwa ia "bodoh" dan tidak percaya bahwa ia akan menjadi petenis profesional yang sukses.

Petenis yang lahir di Minsk, ibu kota Belarusia, berusia enam tahun ketika pertama kali memegang raket. Ia berasal dari keluarga yang gemar olahraga, karena ayahnya adalah seorang pemain hoki profesional.

22 tahun kemudian, ia telah mengoleksi empat gelar Grand Slam dan menghuni peringkat 1 dunia. Sejak musim 2023, ia telah mencapai delapan final Grand Slam. Selain itu, ia telah menduduki peringkat 1 dunia sejak Oktober 2024. Musim lalu, ia mencapai prestasi yang cukup langka dengan menjalani satu musim penuh sebagai petenis peringkat teratas di peringkat WTA.

Meskipun prestasi petenis berusia 28 tahun luar biasa, ada kalanya ia sangat diragukan.

“Banyak pelatih mengatakan bahwa saya bodoh dan satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah memukul bola terlalu keras—bahwa saya tidak akan pernah mencapai peringkat 100 teratas,” ungkap Sabalenka dalam wawancara dengan Vogue.

Saat masih berkiprah di dunia tenis junior, ia diperhatikan oleh pengusaha asal Belarusia, Shakutin. Shakutin merasa bahwa ia memiliki bakat untuk berprestasi di dunia tenis dan menawarkan dukungan finansial agar ia dapat sepenuhnya fokus pada tenis.

“Ia adalah sosok yang benar-benar percaya pada saya. Ada orang lain yang percaya pada saya, tetapi ia adalah seseorang yang membantu saya,” lanjut Sabalenka.

Sementara itu, petenis peringkat 1 dunia tengah menjalani musim yang luar biasa lainnya, termasuk mencatatkan 27-3 pada musim 2026 sampai sejauh ini dan telah memenangkan tiga gelar, yaitu di Brisbane, Indian Wells, dan Miami.

Setelah mengalami kekecewaan di awal musim dan kalah di final Australian Open (kalah dari Elena Rybakina), ia bangkit kembali dengan menyelesaikan pencapaian Sunshine Double, yaitu memenangkan gelar di Indian Wells dan Miami secara beruntun dalam satu musim.

Sabalenka kini fokus untuk mencapai target besar berikutnya, yaitu memenangkan gelar French Open untuk kali pertama dalam kariernya. Musim lalu, ia terpaut satu kemenangan lagi untuk naik podium juara di Roland Garros, Paris, tetapi ia akhirnya kalah dari petenis AS, Cori Gauff di partai puncak.

Artikel Tag: French Open, Aryna Sabalenka, Elena Rybakina, Cori Gauff

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/aryna-sabalenka-ungkap-kenangan-tak-menyenangkan-saat-masih-anak-anak
110
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini