Australian Open 2026: Maju Ke Babak Keempat, Novak Djokovic Tulis Sejarah
Novak Djokovic [image: getty images]
Berita Tenis: Novak Djokovic semakin mendekati potensi laga semifinal yang spektakuler melawan Jannik Sinner di Australian Open 2026 sekaligus mencatatkan serangkaian tonggak bersejarah di sepanjang perjalanannya.
Petenis yang telah sepuluh kali menjadi juara di Melbourne harus bekerja keras demi menyambar kemenangan 6-3, 6-4, 7-6 atas petenis berkebangsaan Belanda, Botic van de Zandschulp, tetapi menunjukkan ketenangan luar biasa untuk mengamankan tempatnya di babak keempat Australian Open untuk kali ke-18 dalam kariernya.
Kemenangan tersebut menandai kemenangan pertandingan ke-400 petenis berkebangsaan Serbia di Grand Slam — kemenangan terbanyak oleh petenis mana pun di Open Era — sekaligus kemenangan ke-102 di Australian Open, menyamai rekor sepanjang masa milik Roger Federer di Grand Slam tersebut.
“Ini merupakan awal yang bagus untuk turnamen ini,” jawab Djokovic ketika ditanya tentang kebugarannya. “Tetapi saya tidak akan terlalu percaya diri. Saya belajar dari pengalaman musim lalu, saya terlalu percaya diri terlalu cepat di beberapa Grand Slam. Saya mencoba untuk memberikan dorongan kepada para petenis muda ini. Saya masih ada di sini. Saya masih bertahan.”
Petenis yang belum kehilangan satu set pun di Melbourne musim ini, kini hanya berjarak dua kemenangan lagi dari potensi bentrok semifinal dengan juara bertahan dalam dua musim terakhir, Sinner yang sebelumnya mengatasi kram untuk mengamankan satu tiket menuju babak keempat.
“Jelas Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner adalah dua petenis terbaik di dunia,” tutur Djokovic. “Mereka bermain di level yang berbeda dari kita semua saat ini, tetapi ketika anda memasuki lapangan dan bola bergulir, anda selalu memiliki peluang, terutama di lapangan ini yang telah memberi saya paling banyak hal dalam karier saya.”
Setelah kalah dari Van de Zandschulp di Indian Wells musim lalu, petenis unggulan keempat menyadari perlunya memulai pertandingan dengan cepat dan ia berhasil melakukannya. Ia mencetak 12 winner dan hanya melakukan tujuh unforced error di set pertama serta menyelamatkan satu-satunya peluang break point yang dihadapinya.
Van de Zandschulp meminta jeda untuk alasan medis untuk merawat bahu kanannya setelah tertinggal 0-3 di set kedua dan sempat memanfaatkan kelengahan petenis berkebangsaan Serbia yang jarang terjadi. Petenis unggulan keempat pun dengan cepat merebut kembali kendali, tetapi ia terjatuh di game ketiga set ketiga dan meminta jeda untuk alasan medis bagi dirinya sendiri.
Meskipun kehilangan servis di game berikutnya, petenis berusia 38 tahun berjuang kembali dan menyelamatkan dua peluang set point pada kedudukan 5-6 sebelum akhirnya menutup kemenangan yang diraih dengan susah payah, sehingga kini ia mencatatkan 2-1 dalam head to head melawan van de Zandschulp setelah 2 jam 44 menit.
Menantikan Djokovic di babak keempat Australian Open adalah petenis unggulan ke-16 Jakub Mensik yang mengalahkannya di final Miami Open musim 2025.
Di babak ketiga, petenis berkebangsaan Ceko, Mensik mengalahkan petenis AS, Ethan Quinn dengan 6-2, 7-6, 7-6.
Artikel Tag: Australian Open 2026, Novak Djokovic, Botic Van de Zandschulp
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/australian-open-2026-maju-ke-babak-keempat-novak-djokovic-tulis-sejarah
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini