Bagi Jakub Mensik, Tuntutan Mental Grand Slam Tak Tertandingi Apa Pun
Jakub Mensik [image: AFP]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Ceko, Jakub Mensik terus membuktikan dirinya sebagai salah satu sensasi besar di French Open, Roland Garros musim 2026.
Petenis berusia 20 tahun melaju ke perempatfinal French Open setelah mengalahkan Andrey Rublev dengan lima set yang menuntut, memperpanjang rekor kemenangan spektakulernya di Paris dan menunjukkan bahwa ia siap untuk meraih kejayaan.
"Pertandingan itu sangat seru dan penuh drama. Setiap set dan setiap momen pertandingan memiliki alur ceritanya sendiri. Saya unggul dua set, lalu ia berhasil menyamakan kedudukan, dan pada akhirnya, semuanya ditentukan di set kelima,” ungkap Mensik.
"Saya percaya pertandingan itu terutama tentang mengelola momentum pertandingan. Di dua set pertama, saya yang mengatur tempo dan saya merasa cukup nyaman. Namun, kondisinya sangat berbeda dari hari-hari sebelumnya. Lapangan lebih lambat, bola lebih berat, dan tidak mudah untuk menyesuaikan gaya bermain saya dengan keadaan tersebut."
"Andrey adalah petenis yang luar biasa dan petarung yang hebat. Ia menunjukkan hal itu dengan sempurna ketika ia tertinggal dua set dan berhasil kembali ke pertandingan dengan memainkan tenis yang luar biasa. Ia mencetak banyak winner dan momentum jelas bergeser ke pihaknya.”
“Ada saat-saat ketika, meskipun unggul, saya merasa pertandingan lepas dari genggaman saya. Itulah mengapa saya sangat senang bisa merebut kembali inisiatif di set kelima dan mampu menyelesaikan pertandingan seperti yang saya lakukan."
Setelah melalui babak pertama yang cukup mulus, petenis unggulan ke-26 harus melalui tiga pertarungan sengit secara beruntun dalam lima hari.
"Lima hari terakhir penuh dengan tiga pertarungan epik melawan petenis tangguh. Namun, ini adalah Grand Slam dan begitulah cara kerja olahraga ini. Saat anda melaju di babak selanjutnya, tidak masalah siapa yang berada di seberang net. Semua orang ingin menampilkan permainan tenis terbaik mereka, dan begitu pula saya,” jelas Mensik.
"Kondisinya sangat berat sepanjang pekan ini, tetapi juga ada tuntutan mental yang sangat besar. Pada akhirnya, semuanya berputar di sekitar perubahan momentum. Anda bisa unggul dua set atau tertinggal dua set dan tetap merasa pertandingan masih terbuka lebar. Anda bisa tertinggal satu break dan tetap mempertahankan kendali emosi dalam pertandingan. Dalam pertandingan seperti itu, momentum terus berubah dan anda tidak pernah bisa bersantai."
Petenis berkebangsaan Ceko terus mendapatkan pengalaman berharga di French Open musim 2026. Setelah mengalahkan Mariano Navone, Alex De Minaur, dan Rublev hanya dalam tiga pertandingan terakhir, ia terus menunjukkan kematangan di luar usianya dalam menghadapi pertandingan-pertandingan penting. Kualifikasinya ke perempatfinal menegaskan perkembangan salah satu petenis muda berbakat dan memperkuat kondisi prima yang saat ini dinikmati oleh dunia tenis Ceko.
Di perempatfinal French Open, Mensik akan menghadapi petenis muda berbakat lain, Joao Fonseca.
Artikel Tag: French Open, Andrey Rublev, Jakub Mensik, Joao Fonseca
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/bagi-jakub-mensik-tuntutan-mental-grand-slam-tak-tertandingi-apa-pun
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini