Roman Safiullin Berlinang Air Mata Usai Kemenangan Teranyar Di Wimbledon

Penulis: Dian Megane
Sabtu 04 Jul 2026, 14:46 WIB - 170 views
Roman Safiullin Tak Kuasa Tahan Air Mata Usai Kemenangan Teranyar Di Wimbledon

Roman Safiullin [kanan] dan Joao Fonseca [kiri] [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Roman Safiullin tidak kuasa menahan air mata usai menampilkan performa gemilang untuk mengalahkan Joao Fonseca dengan 6-3, 6-3, 6-3 dan kembali ke babak keempat Wimbledon.

Mantan petenis peringkat 36 dunia mengakhiri musim 2025 dengan lebih cepat, tepatnya setelah US Open karena cedera dan tiba di Wimbledon musim ini tanpa mengantongi kemenangan di turnamen ATP pada musim ini. Tetapi setelah berjuang melalui babak kualifikasi, ia meraih tiga kemenangan mengesankan untuk mengamankan satu tempat di babak keempat Grand Slam yang digelar di London.

“Setelah US Open, saya harus berhenti untuk mengobati cedera saya. Waktu itu sangat sulit. Bahkan setengah musim yang lalu, saya tidak tahu apakah saya akan mampu kembali. Saya sangat senang bisa kembali ke sini,” ungkap Safiullin, yang mengamankan kelima peluang break point yang ia hadapi melawan petenis unggulan ke-24, Fonseca, dengan terlihat emosional.

Meskipun petenis berusia 28 tahun tidak meraih kemenangan di turnamen ATP musim ini sebelum penampilannya di Wimbledon, ia berhasil memenangkan dua gelar ajang Challenger secara beruntun di Oeiras dan Mauthausen pada akhir April dan awal Mei.

Bertanding sebagai petenis peringkat 132 dunia pada pekan ini, petenis yang pernah lolos ke perempatfinal di London musim 2023 menyelamatkan dua peluang match point untuk mengalahkan petenis unggulan ke-12 Andrey Rublev di pertandingan pembukanya sebelum memenangkan laga lima set untuk membenamkan petenis berkebangsaan Belanda, Botic van de Zandschulp di babak kedua.

Dalam kemenangan impresif yang diperjuangkan selama 2 jam 9 menit melawan petenis berkebangsaan Brazil, Fonseca, petenis berusia 28 tahun memenangkan 79 persen poin dari servis pertamanya dan mengkonversi empat dari 15 peluang break point yang ia ciptakan.

Pekan ini, ia naik 37 peringkat ke peringkat 95 dunia dan selanjutnya, ia harus mempersiapkan diri dengan baik karena ia akan menghadapi petenis yang telah tujuh kali menjuarai Wimbledon, Novak Djokovic demi memperebutkan satu tempat di perempatfinal.

Hasil terbaik Safiullin di Grand Slam terjadi di Wimbledon musim 2023, ketika ia melaju ke perempatfinal sebelum kalah dari petenis peringkat 1 dunia, Jannik Sinner. Ia kini telah meningkatkan rekornya di London menjadi 9-3.

Artikel Tag: Novak Djokovic, wimbledon, Roman Safiullin, Joao Fonseca

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/roman-safiullin-berlinang-air-mata-usai-kemenangan-teranyar-di-wimbledon
170
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini