Di Balik Kesuksesan, Alexander Zverev Akui Seseorang Tetap Bisa Menderita
Alexander Zverev [image: AFP]
Berita Tenis: Menjelang Wimbledon musim 2026, petenis berkebangsaan Jerman, Alexander Zverev berbicara terbuka tentang kesehatan mental dengan kejujuran yang jarang terjadi.
Sebelum berkompetisi di Wimbledon, petenis peringkat 3 dunia berbicara terus terang tentang topik yang jarang dibahas dengan begitu jujur di dunia tenis, yaitu kesehatan mental. Ia mengingatkan bahwa baik kesuksesan, uang, maupun stabilitas olahraga tidak dapat melindungi seseorang dari kesulitan psikologis.
“Tidak peduli seberapa sukses anda, tidak peduli seberapa banyak uang yang anda miliki, tidak peduli seberapa stabil anda secara finansial atau pribadi, saya pikir anda masih bisa menghadapi masalah kesehatan mental,” ungkap Zverev.
“Menunjukkan kelemahan, terutama saat ini, adalah hal yang wajar. Kita perlu melihatnya seperti itu. Anda harus mengatakan pada diri sendiri bahwa tidak apa-apa jika anda tidak merasa sepenuhnya baik-baik saja.”
Petenis berusia 29 tahun mengatakan ia sudah membahas topik tersebut di masa lalu, terutama di Wimbledon musim lalu, periode yang ia gambarkan sebagai periode yang sangat sulit baginya.
“Saya sangat jujur dan terbuka tentang hal ini musim lalu di Wimbledon. Saya sangat menderita secara mental. Saya tidak tahu harus berbuat apa,” aku Zverev.
Petenis yang telah mengantongi 25 gelar bahkan percaya bahwa kesulitan-kesulitan tersebut berperan dalam kemajuannya baru-baru ini.
“Saya pikir saya bermain dengan sangat baik musim ini karena semua yang saya lalui musim lalu. Saya berkata pada diri sendiri, mungkin saya tidak merasa baik, saya tidak merasa nyaman di atas lapangan atau di luar lapangan, jadi, sesuatu harus berubah,” jelas Zverev.
“Langkah pertama untuk mengubah sesuatu adalah berbicara secara terbuka, dengan orang-orang terkasih, keluarga, pasangan, saudara kandung. Siapa pun itu, anda harus berkomunikasi. Itulah titik awalnya. Kemudian semuanya akan menjadi lebih baik.”
Pernyataan yang kuat tersebut menunjukkan bahwa petenis berkebangsaan Jerman mungkin, bisa jadi, berada dalam kondisi mental terbaik dalam waktu yang lama, yang bisa membuat sang petenis semakin berbahaya mulai Senin depan (29/6) di All England Tennis Club untuk melakoni Grand Slam di London.
Petenis berkebangsaan Jerman belum pernah menjalani turnamen terbaiknya di Wimbledon. Itu adalah satu-satunya Grand Slam di mana ia gagal mencapai perempatfinal, kesulitan beradaptasi dengan grass-court yang menyoroti masalah dalam eksekusi pukulan backhand, dan kekurangan lain yang secara signifikan memengaruhi penampilannya di London. Kini ia akan kembali sebagai juara Grand Slam, setelah mengalami puncak kebahagiaan dan euforia dalam karier olahraganya di Paris, sebuah penghargaan atas pengorbanan seumur hidup.
Artikel Tag: wimbledon, alexander zverev
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/di-balik-kesuksesan-alexander-zverev-akui-seseorang-tetap-bisa-menderita
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini