Taylor Fritz Ungkap Teori Menarik Tentang Kekalahan 6-0

Penulis: Dian Megane
Kamis 25 Jun 2026, 17:50 WIB - 159 views
Taylor Fritz Kuak Teori Menarik Tentang Kekalahan 6-0

Taylor Fritz [image: reuters]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Taylor Fritz membagikan teori tenis menarik, yang menyatakan bahwa dikalahkan telak oleh lawan yang salah justru dapat meningkatkan peluang petenis untuk memenangkan set berikutnya.

Menariknya, petenis AS belum pernah menang atau kalah dengan skor 6-0 dalam 31 pertandingan pertamanya pada musim 2026. Tetapi, meskipun menghindari kekalahan telak pada musim ini, petenis peringkat 7 dunia percaya bahwa mungkin ada keuntungan tersembunyi jika kalah dengan 6-0 dalam keadaan tertentu.

“Kalah set dengan 6-0, karena saya punya teori bahwa ketika anda kalah dengan 6-0 melawan seseorang di mana anda seharusnya tidak kalah dengan 6-0, maka anda akan memenangkan set berikutnya. Itu sedikit mengacaukan mental mereka. Cobalah suatu saat nanti,” klaim Fritz selama sesi tanya jawab dengan penggemar yang diselenggarakan oleh Wired.

Dalam sesi tanya jawab yang sama, petenis berusia 28 tahun juga menjelaskan bagaimana ia melakukan servis dan mengapa ia percaya kesabaran adalah kunci sebelum melancarkan gerakan tersebut.

“Servis harus sangat lambat. Semuanya harus lambat hingga saat anda akan memukul bola. Saat itulah semuanya dipercepat. Bayangkan servis seperti seorang pemanah yang menarik busurnya,” jelas Fritz yang memiliki servis keras.

Bukan rahasia lagi bahwa servis mantan petenis peringkat 4 dunia adalah salah satu aset terbesarnya dan ia secara luas dianggap sebagai salah satu petenis dengan servis terbaik di turnamen ATP.

Petenis yang sampai saat ini telah mengantongi sepuluh gelar, telah menunjukkan performa yang meyakinkan di turnamen grass-court sampai sejauh ini, setelah ia mencapai final secara beruntun di Stuttgart Open (kalah dari Ben Shelton) dan Halle Open (kalah dari Frances Tiafoe).

Meskipun petenis peringkat 7 dunia berakhir sebagai runner up di kedua kesempatan tersebut, ia masih mencatatkan hasil yang cukup meyakinkan 7-2 di turnamen grass-court musim ini dan muncul sebagai kuda hitam untuk gelar Wimbledon.

Sebelum menuju Grand Slam ketiga musim ini, Wimbledon, petenis berusia 28 tahun dijadwalkan akan melakoni satu turnamen lagi di Eastbourne Open dan mengawalinya dengan menghadapi petenis tuan rumah, Jan Choinski di babak kedua.

Namun, Fritz yang telah empat kali menjuarai Eastbourne Open, memilih untuk mengundurkan diri dari turnamen ATP level 250 tersebut.

Artikel Tag: wimbledon, Taylor Fritz, Eastbourne Open

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/taylor-fritz-ungkap-teori-menarik-tentang-kekalahan-6-0
159
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini