Jannik Sinner Akui Bertanding Untuk Menangkan Turnamen
Jannik Sinner [image: reuters]
Berita Tenis: Jannik Sinner berbicara dari Monte Carlo, tempat ia berpeluang memenangkan gelar Masters pertamanya di clay-court, meskipun itu adalah permukaan ‘terburuk’ baginya.
Petenis berkebangsaan Italia sudah berada dalam mode clay-court. Ia memulai musim clay-court yang penuh dengan tujuan dan harapan. Mulai dari memenangkan turnamen penting pertamanya di permukaan tersebut hingga merebut peringkat 1 dunia dari Carlos Alcaraz. Kesempatan pertamanya datang di turnamen Masters 1000, Monte Carlo Open.
Juara Miami Open musim 2026 menghadapi turnamen clay-court pertamanya di mana ia sama difavoritkannya dengan Alcaraz. Hingga saat ini, penduduk asli San Candido ini belum pernah berhasil menunjukkan level terbaiknya di clay-court, baik karena cedera maupun skorsing akibat tes positif Clostebol musim lalu.
Pada musim 2026, setelah meraih Sunshine Double (memenangkan gelar di Indian Wells dan Miami pada musim yang sama) yang gemilang, nama juara ATP Finals musim 2025 kini tercantum bersama petenis berkebangsaan Spanyol, Alcaraz sebagai favorit untuk semua turnamen dalam beberapa bulan mendatang.
Bersemangat untuk mengawali musim clay-court, Sinner menyatakan, “Kami telah bekerja keras. Permukaannya berbeda, kita semua tahu bahwa ini lebih menuntut fisik. Musim lalu saya bermain dengan baik di permukaan ini, jadi, kita lihat bagaimana hasilnya musim ini. Tetapi saya percaya bahwa melakukan sesi latihan yang sangat panjang di bawah terik matahari sangat membantu saya, dan di AS, saya tidak kesulitan dengan hal itu.”
Petenis berkebangsaan Italia pun melihat Monte Carlo Open sebagai persiapan untuk sisa musim clay-court.
“Bagaimanapun juga, itu adalah turnamen yang bagus untuk dimainkan. Itu adalah turnamen yang baik sebagai persiapan untuk turnamen mendatang. Memiliki kesempatan untuk memainkan setidaknya satu pertandingan resmi itu penting, kemudian tidur di rumah, merasa seperti di rumah sendiri di sini, adalah hal yang sangat positif,” jelas Sinner.
Mantan petenis peringkat 1 dunia mengakui bahwa clay-court bukan permukaan lapangan terbaiknya, tetapi ia berusaha untuk mengatasinya.
“Setiap petenis memiliki preferensi masing-masing. Secara pribadi, saya suka bermain di clay-court. Itu bukan permukaan favorit saya, tetapi saya pikir saya bisa bermain tenis dengan baik di sana,” aku Sinner.
Petenis peringkat 2 dunia lalu tidak memusingkan tentang peluang untuk kembali menjadi petenis peringkat 1 dunia.
“Ketika anda adalah petenis elit, anda bermain untuk memenangkan trofi. Poin peringkat, dalam arti tertentu, adalah hal sekunder. Bukan satu turnamen pun yang menentukan apakah seseorang adalah peringkat 1 atau peringkat 2. Bagi saya, ini adalah turnamen yang saya nikmati, dan saya sangat senang berada di sini. Tentu saja, saya mencoba memenangkan pertandingan sebanyak mungkin,” tutur Sinner yang bersemangat untuk memulai turnamen clay-court yang dapat membentuk musim ini.
Artikel Tag: Monte Carlo Open, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/jannik-sinner-akui-bertanding-untuk-menangkan-turnamen
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini