Jannik Sinner Jelaskan Mengapa Level Permainannya Menurun Di Monte Carlo
Jannik Sinner [image: getty images]
Berita Tenis: Jannik Sinner melenggang ke perempatfinal Monte Carlo Open musim 2026, tetapi kemenangan beruntun yang telah ia bangun harus berakhir.
Untuk kali pertama sejak Shanghai Open musim 2025, petenis berkebangsaan Italia kehilangan satu set di turnamen Masters 1000. Sebelumnya, ia telah mengantongi kemenangan 37 set secara beruntun di turnamen level tersebut, 13 set lebih banyak dibandingkan petenis yang memegang rekor tersebut sebelumnya, Novak Djokovic.
Kemenangan beruntun tersebut akhirnya terpatahkan di set kedua melawan petenis berkebangsaan Ceko, Tomas Machac di babak 16 besar Monte Carlo Open pekan ini, sebelum ia bangkit kembali dan memenangkan pertandingan di set penentu.
Kekalahan set tersebut merupakan kekalahan set pertama sang petenis di turnamen ATP musim ini sejak Qatar Open di Doha pada bulan Februari, setelah ia menorehkan pencapaian Sunshine Double (memenangkan gelar di Indian Wells dan Miami pada musim yang sama) tanpa kehilangan satu set pun.
Petenis unggulan kedua di Monte Carlo Open mengalahkan Ugo Humbert di babak kedua dengan dua set langsung. Ia lalu menikmati awal meyakinkan di laga melawan Machac dengan memenangkan set pertama setelah hanya kehilangan satu set saja, tetapi petenis berkebangsaan Ceko menyamakan kedudukan satu set sama setelah memenangkan babak tiebreak di set kedua.
Ditanya apakah kondisi panas berperan dalam penurunan level permainannya melawan Machac, Sinner menjawab, “Itu bukan karena seberapa panas kondisinya. Saya melakoni banyak pertandingan dan saya telah banyak berlatih. Kami memenangkan petandingan saat ini, kami berada di perempatfinal. Saya tahu saya bisa meningkatkan level saya, mungkin saya tidak akan, tetapi saya tahu saya bisa.”
Kini, petenis berkebangsaan Italia akan berhadapan dengan petenis berkebangsaan Kanada, Felix Auger Aliassime, yang telah ia kalahkan sebanyak empat kali secara beruntun, di perempatfinal Monte Carlo Open.
Juara ATP Finals musim 2025 memecahkan rekor Djokovic untuk petenis dengan kemenangan set terbanyak secara beruntun di turnamen Masters 1000, dengan petenis berkebangsaan Serbia sebelumnya menentukan standarnya dengan 24 kemenangan set pada musim 2016.
Petenis peringkat 1 dunia, Carlos Alcaraz sudah dekat untuk mematahkan rekor Djokovic pada musim 2023 ketika ia memenangkan gelar di Indian Wells tanpa kehilangan satu set pun, tetapi kalah dari petenis berkebangsaan Italia di semifinal Miami Open.
Sementara itu, hasil terbaik Sinner di Monte Carlo Open sampai saat ini adalah lolos ke semifinal pada musim 2023 dan 2024.
Artikel Tag: Novak Djokovic, Monte Carlo Open, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/jannik-sinner-jelaskan-mengapa-level-permainannya-menurun-di-monte-carlo
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini