Joao Fonseca Ungkap Alasan Gagal Pertahankan Gelar Di Buenos Aires
Joao Fonseca [image: getty images]
Berita Tenis: Awal musim 2026 yang penuh gejolak bagi Joao Fonseca belum menunjukkan tanda-tanda mereda setelah ia mengalami kekalahan mengejutkan di Argentina Open, Buenos Aires.
Petenis yang merupakan juara bertahan Argentina Open menelan kekalahan tiga set dari petenis berkebangsaan Chili, Alejandro Tabilo di laga pembukanya. Ia mencetak 29 winner tetapi melakukan 33 unforced error yang merugikan selama pertandingan yang penuh drama tersebut.
Di set terakhir, petenis berusia 19 tahun berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan 1-3 dan menyamakan kedudukan, tetapi servisnya dipatahkan saat ia melakukan servis untuk tetap bertahan dalam pertandingan dengan skor 5-6.
“Itu pertandingan yang sulit. Kenyataan bahwa saya memasuki lapangan sebagai juara bertahan membuat saya merasa tegang di sepanjang waktu, tetapi saya berjuang dan berusaha melakukan yang terbaik,” aku Fonseca.
“Saya memiliki beberapa peluang, tetapi saya kurang memiliki keyakinan dan kepercayaan diri. Tetapi saya yakin hasilnya akan datang. Saya pergi dengan kepala tegak.”
Petenis peringkat 33 dunia belum meraih kemenangan di turnamen ATP musim ini, yang dimulai lebih lambat dari jadwal semula karena cedera punggung bawah yang memaksanya mundur dari Brisbane International. Kemudian di Australian Open, ia kalah babak pertama dari Eliot Spizzirri.
Merefleksikan penampilan terbarunya, petenis berusia 19 tahun mengakui bahwa ia terkejut oleh Tabilo. Sebelum pekan ini, petenis berkebangsaan Chili belum mengalahkan petenis peringkat 50 besar di clay-court sejak Monte Carlo Open musim lalu ketika ia secara mengejutkan mampu menundukkan Novak Djokovic.
“Di awal pertandingan, ia mengejutkan saya dengan mulai mengembalikan bola ke dalam lapangan dan itu memberi banyak tekanan pada saya di beberapa game pertama. Saya melihat itu lebih sebagai prestasinya daripada kesalahan saya, terutama karena ia terus melakukan servis dengan baik,” jelas Fonseca.
“Kemudian saya berhasil mematahkan servisnya di set kedua. Kesempatan itu muncul dan saya mampu memanfaatkannya. Di level permainan saya sekarang, anda harus mengambil kesempatan seperti itu, bahkan jika anda tidak bermain dalam performa terbaik.”
“Saya sudah mencoba segala cara untuk memotivasi diri sendiri. Saya kesal dengan kaki saya, yang tidak bergerak sebagaimana mestinya. Tubuh saya tidak membantu saya melakukan pukulan-pukulan bagus yang saya inginkan.”
Dengan kekalahan tersebut, petenis berkebangsaan Brazil turun ke peringkat 37 dunia. Ia berharap dapat kembali ke jalur yang benar pekan depan di turnamen kandang yang digelar di Rio de Janeiro.
“Yang terpenting adalah terus bekerja dan melakukan hal yang benar. Saya pergi dengan perasaan sedih karena semuanya bisa saja berbeda, tetapi saya tahu masih banyak hal yang menanti di depan saya,” tukas Fonseca.
Artikel Tag: Argentina Open, Alejandro Tabilo, Joao Fonseca
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/joao-fonseca-ungkap-alasan-gagal-pertahankan-gelar-di-buenos-aires
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini