Karam Di Indian Wells, Taylor Fritz Sesali Kesalahan Yang Ia Lakukan
Taylor Fritz [image: getty images]
Berita Tenis: Taylor Fritz membagikan penilaian jujurnya tentang kekalahan mengejutkan yang ia alami dengan dua set langsung dari Alex Michelsen di babak ketiga Indian Wells Open musim 2026.
Petenis tuan rumah mengakui bahwa ia gagal tampil maksimal melawan rekan senegaranya, Michelsen dan dikalahkan oleh serangkaian kesalahan di sepanjang pertandingan.
Michelsen menampilkan performa yang mengesankan, secara konsisten memberikan tekanan pada petenis unggulan ketujuh. Petenis peringkat 44 dunia menyelamatkan tujuh dari delapan peluang break point yang ia hadapia dan memenangkan 73 persen poin dari servis pertamanya. Ia kemudian memenangkan set pertama dengan 6-4, sementara petenis unggulan ketujuh kesulitan menemukan ritmenya.
Meskipun Michelsen sempat goyah saat melakukan servis untuk memenangkan pertandingan, ia kembali mengendalikan permainan di babak tiebreak set kedua. Petenis berusia 21 tahun menyelamatkan peluang set point pada kedudukan 5–6 sebelum menutup kemenangan mengejutkan atas runner up US Open musim 2024 dalam waktu 1 jam 39 menit. Kemenangan tersebut juga memperpanjang keunggulan head to head petenis berusia 21 tahun atas petenis unggulan ketujuh menjadi 2–0.
Sementara itu, tersingkirnya mantan petenis peringkat 4 dunia di babak-babak awal Indian Wells Open menimbulkan pertanyaan tentang performanya. Berbicara selama konferensi pers, ia mengakui bahwa itu jauh dari penampilan terbaiknya, mengakui bahwa ia kesulitan di sepanjang pertandingan, dan gagal menerapkan gaya agresif yang biasanya ia andalkan.
“Lumayan buruk. Bukan pertandingan terbaik untuk saya. Saya rasa saya sangat kesulitan menghadapi angin di awal. Saya mencoba bermain agresif dan ketika saya mencoba bermain agresif melawan angin, saya tidak bisa,” aku Fritz.
Petenis yang telah mengoleksi sepuluh gelar mengakui bahwa ia sering salah memperkirakan waktu pukulannya dan melakukan terlalu banyak kesalahan, yang memaksanya untuk mengurangi agresivitas dan fokus untuk menjaga agar lebih banyak pukulan tetap berada di lapangan.
“Saya membuat banyak kesalahan dalam mengatur waktu pukulan, jadi saya harus menerima bahwa itu tidak berhasil dan mencoba untuk lebih banyak memasukkan bola ke lapangan,” tambah Fritz.
Petenis berusia 28 tahun kemudian mengakui bahwa Michelsen lebih baik dalam mengatasi kondisi berangin, mendikte permainan, dan menggerakkannya di lapangan, sementara ia sendiri kesulitan menyerang tanpa melakukan kesalahan.
“Tetapi ia bermain dengan bagus. Ia mampu mendikte dan menggerakkan saya, dan, Anda tahu, dengan angin yang terasa kencang, ia melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan tetap mampu menyerang. Saya hanya merasa ketika saya mencoba melakukan itu, saya benar-benar kesulitan untuk tidak melakukan kesalahan,” ujar Fritz.
Sementara Fritz akan berupaya memulihkan diri saat ia mengalihkan fokusnya ke turnamen Masters 1000 berikutnya, Miami Open, Michelsen bersiap untuk laga babak keempat di Indian Wells Open melawan petenis unggulan ke-11, Daniil Medvedev yang membantai petenis berkebangsaan Argentina, Sebastian Baez dengan 6-4, 6-0.
Artikel Tag: Taylor Fritz, Indian Wells Open, Daniil Medvedev, Alex Michelsen
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/karam-di-indian-wells-taylor-fritz-sesali-kesalahan-yang-ia-lakukan
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini