Karam Di Monte Carlo, Carlos Alcaraz Akui Tak Bermain Dengan Meyakinkan

Penulis: Dian Megane
Senin 13 Apr 2026, 08:43 WIB - 138 views
Gagal Pertahankan Gelar Di Monte Carlo, Carlos Alcaraz Akui Tak Bermain Dengan Baik Di Momen-Momen Krusial

Jannik Sinner [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Spanyol, Carlos Alcaraz seringkali menjadi andalan di momen-momen penting dalam kariernya yang bersejarah di awal kariernya.

Petenis berusia 22 tahun menyelesaikan Career Grand Slam (memenangkan keempat Grand Slam) di Australian Open awal musim 2026 dan sudah mengoleksi delapan gelar Masters.

Namun, petenis berkebangsaan Spanyol gagal menemukan performa terbaik saat paling dibutuhkan melawan petenis berkebangsaan Italia, Jannik Sinner di final Monte Carlo Open, di mana petenis unggulan kedua menang dengan 7-6, 6-3.

“Saya akan mengatakan bahwa di momen-momen penting, di poin-poin penting, saya tidak bermain dengan baik,” aku Alcaraz. “Saya pikir saya memiliki begitu banyak peluang di pertandingan yang tidak saya manfaatkan. Begitu banyak game, poin, begitu banyak skor 15/30, 0/30. Saya pikir di babak tiebreak pertama, saya tidak bermain dengan baik dan saya pikir ia hanya memainkan tenis yang luar biasa ketika sangat dibutuhkan. Saya pikir itulah kuncinya kali ini.”

Dalam kondisi berangin di Court Rainier III, juara bertahan Monte Carlo Open unggul dengan satu peluang break di kedua set, tetapi tidak mampu memanfaatkannya. Ia malah melakukan pelanggaran ganda yang merugikan saat tertinggal di babak tiebreak, kemudian kehilangan keunggulan 3-1 di set kedua dan berakhir dengan melakukan 45 unforced error.

“Saya rasa kondisi kali ini sangat sulit, karena saya menganggap diri saya bermain tenis dengan baik ketika angin bertiup kencang. Kali ini angin agak rumit karena tidak hanya bertiup dari satu arah,” sambung Alcaraz.

“Anginnya berputar-putar. Satu poin anda bermain dengan bantuan angin dan poin berikutnya arahnya benar-benar berlawanan. Jadi, sulit untuk memahami ke mana arah angin.”

Sinner kini mencatatkan 7-10 dalam head to head melawan petenis berkebangsaan Spanyol dan mengantongi 2-3 ketika mereka bertemu di turnamen clay-court. Petenis berkebangsaan Spanyol mengalahkan petenis berkebangsaan Italia di final French Open dan Italian Open, Roma musim lalu, termasuk menyelamatkan tiga peluang match point di Roland Garros, Paris, jadi ia tidak terkejut dengan level petenis berkebangsaan Italia di Monte Carlo, Monako.

“Kita telah melihat level Jannik di clay-court dan saya pikir ia telah banyak berkembang dari musim ke musim,” komentar Alcaraz tentang Sinner, yang akan kembali ke peringkat 1 dunia.

“Saya pikir ia mencapai level di clay-court yang akan sangat berbahaya bagi siapa pun. Saya sama sekali tidak terkejut, karena kita bisa melihat level permainannya musim lalu di Roland Garros.”

Juara Australian Open musim 2026, Alcaraz akan meninggalkan Monte Carlo Open dengan mencatatkan 21-3 pada musim ini dan dijadwalkan akan kembali berkompetisi di turnamen ATP level 500, Barcelona Open.

Artikel Tag: Monte Carlo Open, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/karam-di-monte-carlo-carlos-alcaraz-akui-tak-bermain-dengan-meyakinkan
138
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini