Valentin Vacherot Tak Akan Lupakan Kenangan Di Monte Carlo Musim 2026
Valentin Vacherot [image: reuters]
Berita Tenis: Perjalanan penuh mimpi Valentin Vacherot di Monte Carlo Open musim 2026 harus berakhir setelah ia kalah dari Carlos Alcaraz di semifinal.
Namun, hasil tersebut tidak mengecilkan arti penting dari pekan luar biasa di Monte Carlo Open bagi petenis berkebangsaan Monako.
Di sepanjang pekan, petenis berusia 27 tahun memperlihatkan performa memukau di kandang sendiri dan menjadi petenis tuan rumah pertama yang lolos ke semifinal turnamen Masters 1000 di Monte Carlo.
“Itu turnamen yang luar biasa. Saya akan mengingat kenangan itu selamanya,” ungkap Vacherot.
Petenis berusia 23 tahun memandang perjalanannya di Monte Carlo Open sebagai pondasi untuk hal yang akan datang kepadanya. Dengan performa tersebut, ia telah meningkatkan standar dan menguatkan keyakinannya bahwa ia bahkan bisa melangkah lebih jauh.
Juara Shanghai Open musim 2025 menyatakan bahwa ia menyambut peluang untuk menghadapi petenis sekaliber Alcaraz sebagai ujian untuk mengukur level yang ingin ia capai jika ia ingin mendapatkan hasil yang lebih baik.
“Meskipun saya mendapati Alcaraz di sisi lain net, saya merasa gembira bahwa saya keluar dari pertandingan dengan merasa frustasi, karena itu menunjukkan bahwa saya bahkan ingin bemain dengan lebih baik,” sambung Vacherot.
“Sungguh luar biasa bagi saya bertanding melawannya untuk kali pertama di semifinal turnamen ini.”
Petenis berkebangsaan Monako memang bukan sosok yang asing dalam menghasilkan gebrakan seperti yang ia lakukan di Monte Carlo Open musim ini. Bulan Oktober musim lalu, ia memenangkan gelar Masters, Shanghai Open sebagai petenis peringkat 204 dunia, sehingga ia menjadi petenis dengan peringkat terendah yang memenangkan turnamen Massters 1000 sejak turnamen level tersebut diperkenalkan pada musim 1990.
Di pekan tersebut, ia bahkan menundukkan petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic di semifinal dan berkat kemenangan tersebut, ia menembus peringkat 40 besar. Kini dengan hasil yang ia dapat dari Monte Carlo, ia akan debut di peringkat 20 besar. Tetapi ia menyatakan bahwa ia tidak fokus dengan peringkatnya dan bersikeras bahwa ia hanya ingin menikmati turnamen clay-court selanjutnya.
“Saya tidak ingin membicarakan tentang peringkat 20 besar. Jadi, untuk saat ini, saya akan tetap menjadi diri sendiri, melakukan hal yang sama,” tukas Vacherot.
“Tetapi saya merasa gembira bahwa musim clay-court baru dimulai, karena saya akan melakoni sejumlah turnamen indah itu dalam beberapa bulan ke depan, terus sampai French Open.”
Petenis berusia 27 tahun akan meninggalkan Monte Carlo dengan rasa bangga yang mendalam setelah pekan yang luar biasa di lapangan tempat ia dibesarkan. Ia mengakui bahwa ia hampir tidak bisa membayangkan hasil tersebut di awal.
“Saya tidak perlu membuktikan banyak lagi. Saya sudah sampai di sini, saya berada di tempat yang tepat,” ujar Vacherot. “Tentu saja, di awal pekan ini, saya tidak membayangkan diri saya berada di semifinal akhir pekan ini.”
“Satu-satunya yang saya inginkan adalah bertandingg melawan petenis-petenis terbaik di lapangan saya sendiri dan mengganggu mereka serta mencoba melakukan sesuatu.”
Artikel Tag: Monte Carlo Open, Carlos Alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/valentin-vacherot-tak-akan-lupakan-kenangan-di-monte-carlo-musim-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini