Laga Maraton Tak Halangi Tomas Martin Etcheverry Untuk Juarai Rio Open
Tomas Martin Etcheverry
Berita Tenis: Tomas Martin Etcheverry tidak akan segera melupakan perjalanan dramatis untu memenangkan gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya di Rio Open musim 2026.
Setelah hujan menunda semifinal pada hari sebelumnya, petenis berkebangsaan Argentina harus melalui dua pertandingan di hari yang sama sebelum memenangkan final Rio Open dengan 3-6, 7-6, 6-4 atas petenis berkebangsaan Chili, Alejandro Tabilo.
Tertinggal dengan 3-6, 1-3, petenis berkebangsaan Argentina tampak kelelahan secara fisik, yang kemungkinan besar setelah menyelesaikan semifinal melawan petenis berkebangsaan Ceko, Vit Kopriva dengan 4-6, 7-6, 7-6 di hari yang sama.
Namun, petenis berusia 26 tahun mengerahkan tenaga yang masih tersisa untuk menorehkan tonggak bersejarah dalam kariernya.
“Ini mimpi yang menjadi nyata bagi saya,” seru Martin Etcheverry yang sebelumnya menelan kekalahan di tiga final.
“Saya sudah lama mencari gelar pertama saya. Saya telah berlatih begitu keras bersama tim saya dan saya tidak bisa mempercayainya.”
Petenis berkebangsaan Argentina menunjukkan kekuatan luar biasa, yang ditandai dengan pukulan forehand keras pada kedudukan 3/2 di tiebreak set kedua. Tabilo terlibat dalam reli-reli melelahkan di tahap akhir pertandingan dan menguji fisik petenis berkebangsaan Argentina, tetapi petenis berkebangsaan Argentina menghindari drama di menit-menit akhir dan mengamankan gelar Rio Open setelah 3 jam 4 menit.
Statistik kedua petenis cukup ketat. Petenis unggulan kedelapan memenangkan 70 persen poin dari servis pertamanya dan 49 persen poin dari servis keduanya, sedangkan Tabilo memenangkan 72 persen poin dari servis pertamanya dan 47 persen poin dari servis keduanya.
Kedua petenis bahkan masing-masing mengkonversi tiga dari sembilan peluang break point yang mereka ciptakan.
“Saya hanya mencoba memberikan 100 persen kemampuan saya,” tambah Martin Etcheverry. “Ini adalah final, pertandingan terakhir turnamen, jadi saya memberikan 100 persen kemampuan saya dan saya pikir pada akhirnya, saya mendapatkan ganjarannya.”
Petenis yang meraih kemenangan pertandingan ke-100 di turnamen ATP pada hari Jumat, mengalahkan Tabilo di perempatfinal Argentina Open, Buenos Aires pekan lalu dan mengulangi prestasi tersebut sehingga memperpanjang keunggulannya dalam head to head mereka menjadi 2-0.
Di final kali ini, Tabilo mengincar gelar keempat dalam kariernya di turnamen ATP sekaligus gelar turnamen ATP level 500 pertamanya.
Naik 18 peringkat ke peringkat 33 dunia, Martin Etcheverry kembali ke peringkat 40 besar untuk kali pertama sejak bulan Februari musim lalu.
Artikel Tag: Rio Open, Alejandro Tabilo, Tomas Martin Etcheverry
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/laga-maraton-tak-halangi-tomas-martin-etcheverry-untuk-juarai-rio-open
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini