Momen Terakhir Di French Open Akan Terukir Selamanya Di Hati Gael Monfils

Penulis: Dian Megane
Selasa 26 Mei 2026, 17:44 WIB - 81 views
Momen Terakhir Di Roland Garros Akan Terukir Selamanya Di Hati Gael Monfils

Gael Monfils [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Gael Monfils mungkin telah memainkan laga terakhirnya di Roland Garros, tetapi ia tidak akan pernah pergi tanpa memberikan pertunjukan terakhir di lapangan tersebut.

Bertanding di musim terakhir dalam kariernya, petenis berkebangsaan Prancis memberikan penampilan magis lainnya di babak pertama French Open yang dramatis melawan rekan senegaranya, Hugo Gaston. Setelah kalah di dua set pertama, ia melakukan comeback ciri khasnya di depan penonton yang memadati Court Philippe-Chatrier, memenangkan dua set berikutnya untuk memaksa set kelima yang menentukan.

Ekspresi wajah petenis favorit tuan rumah saat itu sudah menjelaskan semuanya. Petenis yang mengoleksi 13 gelar turnamen ATP tersenyum getir saat menatap tribun penonton. Mungkinkah karier sang petenis di Roland Garros berakhir dengan cara lain selain pertarungan lima set?

Meskipun Gaston akhirnya menang, para penggemar memberikan tepuk tangan meriah kepada petenis berusia 39 tahun setelah upaya gagah berani lainnya di atas clay-court. Itu adalah pertandingan lima set ke-17 bagi petenis berusia 39 tahun di Grand Slam tersebut, rekor terbanyak dalam sejarah Grand Slam tersebut.

“Ini perasaan campur aduk antara kebahagiaan, kesedihan, dan banyak sekali perasaan, banyak emosi. Sangat sulit untuk menggambarkannya. Entah bagaimana saya belum ingin menggali terlalu dalam, tetapi ini tidak mudah,” ungkap Monfils.

Bukan hanya penonton yang mendukung mantan petenis peringkat 6 dunia, tetapi juga lawannya. Setelah pertandingan, Gaston mengakui bahwa ia juga ingin mendukung rekan senegaranya.

“Rasanya cukup aneh ketika, di akhir set ketiga, semua orang meneriakkan ‘Gael, Gael’. Dan saya ingin ikut berteriak bersama mereka,” aku Gaston.

Ia mengakhiri kariernya di French Open dengan rekor 40-18. Hasil terbaiknya sampai saat ini terjadi pada musim 2008, ketika ia mencapai semifinal dan kalah dari Roger Federer dalam empat set. Selain itu, Monfils juga mencapai tiga perempat final di Grand Slam kandangnya.

Namun, upaya sang petenis di French Open tidak akan pernah diukur dari kemenangan dan kekalahan, atau bahkan babak yang ia capai dalam satu musim. Sebaliknya, yang akan diukur adalah kenangan yang ia ciptakan melalui gaya bermainnya yang unik dan semangatnya di lapangan. Ketika ditanya tentang pertandingan favoritnya, ia sendiri kesulitan untuk menyebutkan beberapa pertandingan saja.

“Sulit untuk benar-benar memutuskan, tetapi beberapa di antaranya luar biasa. Baik menang maupun kalah, saya bisa menyebutkan beberapa. Saya sangat menyukai pertandingan yang saya mainkan bersama Pablo Cuevas, satu lagi bersama David Ferrer, satu lagi bersama Fabio Fognini, satu lagi bersama Sebastian Baez. Saya sendiri punya dua pertandingan beruntun yang sangat saya sukai, yaitu melawan Dick Norman dan James Blake. Itu luar biasa,” tutur Monfils.

“Saya punya dua pertandingan luar biasa melawan Andy Murray. Kemenangan pertama saya di lapangan utama melawan Andy adalah lima set. Saya kalah darinya di perempatfinal dengan lima set. Saya menyukai pertandingan-pertandingan itu.”

Sangat tepat bahwa perjalanan suami dari petenis berkebangsaan Ukraina, Elina Svitolina di Roland Garros, berakhir bukan dengan kekecewaan akan kekalahan, melainkan dengan perayaan. Petenis yang emosional menyampaikan pidato yang mengesankan di Court Philippe-Chatrier dan bergabung di lapangan bersama rekan senegaranya yang pernah menghuni peringkat 10 besar, seperti Richard Gasquet, Gilles Simon, dan Jo Wilfried Tsonga.

“Bahkan dalam mimpi terliar saya pun, saya tidak pernah membayangkan akan seperti ini. Ini benar-benar luar biasa. Ini adalah kesempatan yang gila. Kami membayangkannya tanpa benar-benar membayangkannya,” seru Monfils.

“Tetapi antara hari Kamis dan malam ini, apa yang telah terjadi benar-benar terukir dalam ingatan saya. Ini adalah kesempatan yang luar biasa. Saya sangat beruntung. Ini adalah sesuatu yang akan selamanya terukir di hati saya.”

Sama seperti Monfils yang terukir di hati para penggemar.

Artikel Tag: French Open, Gael Monfils

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/momen-terakhir-di-french-open-akan-terukir-selamanya-di-hati-gael-monfils
81
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini