Stan Wawrinka Ungkap Di Turnamen Mana Ia Berencana Akan Pensiun

Penulis: Dian Megane
Rabu 08 Apr 2026, 09:59 WIB - 144 views
Stan Wawrinka Singkap Di Turnamen Mana Ia Berencana Akan Pensiun

Stan Wawrinka [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Stan Wawrinka mengucapkan selamat tinggal untuk kali terakhir kepada Monte Carlo Open dan mengenang tujuannya sejak mulai bermain tenis.

Untuk kali terakhir dalam kariernya, petenis berkebangsaan Swiss mengucapkan selamat tinggal kepada lapangan utama di Monte Carlo, lapangan yang sama tempat ia mengangkat trofi juara pada musim 2014.

12 musim kemudian sekaligus musim profesional terakhir dalam kariernya, mantan petenis peringkat 3 dunia berjuang untuk bertanding melawan Carlos Alcaraz di babak kedua Monte Carlo Open, tetapi Sebastian Baez membuyarkan mimpi tersebut usai mengalahkannya dengan dua set langsung.

Meskipun demikian, petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam menunjukkan kebanggaan dalam pertandingannya melawan Baez dan dalam konferensi pers, ia memanfaatkan kesempatan tersebut, seperti yang telah ia lakukan di sepanjang musim perpisahan ini, untuk mengulas karier tenisnya.

“Pekan depan saya akan bermain di Barcelona, ​​​​ kemudian mungkin babak kualifikasi di Roma dan Jenewa. Saya akan melihat apakah saya memiliki kesempatan untuk bermain di Roland Garros. Saya ingin bermain di grass-court, mudah-mudahan di Wimbledon. Kemudian Gstaad, Estoril,” ungkap Wawrinka.

“Saya berharap bisa bermain di US Open. Kita lihat saja apakah saya akan bermain di turnamen lain sebelumnya, mungkin babak kualifikasi di Cincinnati atau Challenger. Setelah itu, kita lihat saja. Basel, tentu saja, dan juga Lyon.”

“Ada kemungkinan, ya (Basel akan menjadi turnamen perpisahan saya). Tetapi kita lihat saja. Itu tergantung pada turnamen yang akan datang setelahnya. Musim lalu saya bermain di Athena, itu turnamen yang luar biasa dan saya menyukainya. Jadi, mungkin saya akan memainkan pertandingan terakhir saya di sana.”

Motivasi sang petenis tetap tinggi bahkan di musim terakhirnya sebagai petenis profesional.

“Saya tidak merencanakan apa pun. Jika saya ingin bermain sepanjang musim, saya harus mempertahankan mentalitas kompetitif. Saya selalu menuntut yang terbaik dari diri saya sendiri, selalu berusaha untuk meningkatkan diri, untuk menjadi lebih baik. Saya memberi tekanan besar pada diri saya sendiri untuk mencoba memenangkan lebih banyak pertandingan,” aku Wawrinka.

“Saya masih seorang atlet. Saya akan selalu melangkah ke lapangan untuk mencoba menang, saya tidak bisa hanya datang dan mencoba menikmatinya karena ini adalah yang terakhir kalinya dan itu tidak penting.”

Ia pun menekankan kesulitan dalam terus bermain menginjak usia 41 tahun.

“Kita hanya melihat apa yang terjadi di lapangan dengan stadion penuh, tetapi ada banyak kerja keras di balik layar, terutama di usia 41 tahun. Dibutuhkan banyak disiplin, pengendalian diri, dan pengorbanan untuk tetap bugar dan mempertahankan level ini. Ada hari-hari dan pekan-pekan yang benar-benar sangat sulit, tetapi pada akhirnya, itu sepadan. Saya sangat menyukai olahraga ini. Saya mencintai apa yang saya lakukan. Saya tahu ini musim terakhir saya, jadi saya mencoba memberikan yang terbaik,” papar Wawrinka.

“Semuanya membutuhkan waktu lebih lama. Dibutuhkan lebih banyak latihan, lebih banyak pemulihan, lebih banyak persiapan fisik, lebih banyak perawatan. Secara keseluruhan, menjadi petenis adalah sebuah hak istimewa. Sungguh menakjubkan. Saya selalu memimpikannya. Saya berusia 41 tahun dan saya masih melakukannya karena saya sangat menyukainya.”

Ia lalu mengenang kembali tujuan utamanya sejak ia memegang raket untuk kali pertama.

“Saya dibesarkan di sebuah pertanian dan bermimpi menjadi petenis profesional dengan satu-satunya tujuan untuk memberikan yang terbaik setiap hari, untuk dapat melampaui batas kemampuan saya tanpa hambatan. Saya tidak pernah bercita-cita untuk memenangkan Grand Slam atau menjadi peringkat 1 dunia. Saya hanya ingin menjadi lebih baik, selalu, dan itulah yang saya capai dalam karier saya,” tukas Wawrinka.

“Yang penting bagi saya adalah kecintaan pada permainan dan gairah yang memungkinkan saya untuk sukses. Tujuan saya selalu untuk bekerja dalam jangka panjang, mengembangkan fisik dan permainan tenis saya.”

Artikel Tag: Stan Wawrinka, Monte Carlo Open, Sebastian Baez

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/stan-wawrinka-ungkap-di-turnamen-mana-ia-berencana-akan-pensiun
144
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini