Stefanos Tsitsipas Tunjuk Pengalaman Paling Menyakitkan Di Musim 2026
Stefanos Tsitsipas [image: EPA]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Yunani, Stefanos Tsitsipas harus menghadapi beberapa tantangan yang signifikan di sepanjang musim 2025.
Petenis peringkat 34 dunia mencapai final Australian Open musim 2023, di mana ia kalah dari petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic yang menjadi final keduanya di Grand Slam.
Sejak saat itu, petenis berusia 27 tahun gagal melampaui perempatfinal Grand Slam, dengan sang petenis menjalani musim 2025 yang sangat mengecewakan dan terlempar ke luar peringkat 30 besar untuk kali pertama dalam tujuh musim terakhir.
Banyak masalah yang dialami mantan petenis peringkat 3 dunia terkait dengan cedera punggung yang terus-menerus dan kini ia menyoroti hal paling menyakitkan yang harus ia lakukan musim lalu.
Cedera punggung menjadi masalah khusus bagi petenis berkebangsaan Yunani menuju akhir musim 2025, di mana ia melakoni turnamen terakhirnya pada bulan September.
Hal itu termasuk pengunduran diri Tsitsipas dari turnamen di Athena, yang menjadi tuan rumah turnamen ATP untuk kali pertama dalam 29 musim. Ketika ditanya tentang kesulitan yang dihadapinya dalam beberapa bulan terakhir, ia menyebut pengunduran diri dari turnamen di Athena sebagai 'pengalaman paling menyakitkan'.
“Pengalaman paling menyakitkan adalah di Hellenic Championship, Athena, tidak bisa bermain,” aku Tsitsipas dalam konferensi persnya di United Cup musim 2026.
“Itu benar-benar sangat menyakitkan saya, mengingat itu akan menjadi turnamen kandang saya, hal yang selalu saya impikan sejak kecil untuk bermain di turnamen kandang suatu hari nanti. Itu tidak terjadi. Itu terjadi di saat yang sangat buruk dengan masalah punggung saya. Jadi itu adalah periode yang sangat sensitif bagi saya secara emosional.”
“Namun hal baiknya adalah saya telah memproses emosi tersebut sebelumnya dan saya menerima bahwa saya tidak bermain di dalamnya untuk kebaikan. Saya memiliki kesempatan besar, peluang besar bermain di Davis Cup pada bulan September dengan penonton penuh di stadion Olimpiade. Jujur, itu adalah berkah terbesar karena itu adalah momen yang kami perjuangkan sebagai petenis, terutama yang berasal dari negara kecil seperti Yunani.”
“Kami menginginkan perhatian seperti itu untuk olahraga kami. Itu sangat membantu mendapatkan pengakuan atas apa yang kami lakukan. Kami tidak mendapatkan turnamen tenis besar di Athena dan di Yunani, secara umum.”
“Absen dari lapangan mengajarkan banyak hal tentang apa yang mungkin terjadi, jalur lain apa yang bisa ditempuh selain tenis. Pada momen tertentu dalam hidup saya, berkompetisi dalam tenis bukanlah sesuatu yang saya lakukan. Saya berusaha untuk kembali. Latihan sebagian besar adalah bagian dari kehidupan saya sehari-hari.”
“Hal terpenting, yang saya pahami selama beberapa bulan terakhir, adalah kesehatan. Jika anda berhasil menjaga kesehatan, maka kompetisi akan menyenangkan, kehidupan sehari-hari anda pun akan menyenangkan. Jika anda berjuang dengan masalah kesehatan, hal itu dapat berdampak besar pada mental anda.”
“Untungnya, saya memiliki hal-hal lain yang telah saya lakukan dalam hidup saya, usaha dan hal-hal menarik lainnya yang dapat mengisi ruang yang biasa saya tempati sepanjang hidup saya.”
Artikel Tag: Tenis, Stefanos Tsitsipas
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/stefanos-tsitsipas-tunjuk-pengalaman-paling-menyakitkan-di-musim-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini