Canelo Alvarez Ungkap Penyesalan Usai Gelarnya Direbut Crawford
Terence Crawford vs Canelo Alvarez
Berita Tinju - Saul Canelo Alvarez mengaku membuat kesalahan besar saat menyepakati pertarungannya melawan Terence Crawford pada September lalu. Kekalahan tersebut bukan hanya membuatnya kehilangan status juara dunia tak terbantahkan kelas menengah super, tetapi juga menghilangkan kesempatan untuk langsung menuntut pertandingan ulang.
Saat duel berlangsung, banyak pihak lebih menjagokan Canelo. Selain memiliki pengalaman yang lebih banyak di kelas 168 pon, petinju asal Meksiko itu juga dinilai unggul secara fisik karena Crawford harus naik tiga divisi untuk menantangnya.
Namun, prediksi tersebut meleset. Crawford tampil disiplin, mampu mengontrol jarak, serta berhasil menghindari tekanan Canelo sepanjang pertandingan. Berkat penampilan impresif itu, petinju berjuluk Bud tersebut menang angka mutlak dan menjadi juara dunia di divisi kelima dalam kariernya sebelum akhirnya memutuskan pensiun dari dunia tinju.
Dalam wawancara di The Ariel Helwani Show, Canelo mengaku tidak pernah membahas klausul pertandingan ulang sebelum kontrak ditandatangani. Kini, ia menyadari keputusan tersebut menjadi kesalahan yang sangat disesalinya.
"Itu kesalahan dari pihak saya. Seharusnya saya memasukkan klausul rematch karena biasanya juara bertahan memang perlu memiliki perlindungan seperti itu. Entah kenapa saat itu saya tidak melakukannya. Mungkin memang semuanya terjadi karena suatu alasan. Saya masih berharap pertandingan ulang bisa terwujud, tetapi kalau tidak, hidup harus terus berjalan," ujar Canelo.
Petinju berusia 36 tahun itu juga mengaku terkejut melihat Crawford memilih pensiun tanpa memberi kesempatan untuk menjalani duel kedua. Menurutnya, seorang petinju biasanya ingin membuktikan kemenangan tersebut dalam pertandingan ulang, apalagi ketika nilai komersialnya sangat besar.
"Saya cukup terkejut. Sebagai petinju, biasanya Anda ingin bertanding lagi untuk membuktikan bahwa kemenangan itu bukan kebetulan. Saya sendiri selalu tampil lebih baik dalam laga ulang. Karena itu saya heran dia memilih pensiun. Tapi itu keputusan hidup dan kariernya, saya harus menghormatinya. Meski begitu, saya masih berharap suatu hari dia berubah pikiran," kata Canelo.
Meski peluang menghadapi Crawford kembali semakin kecil, Canelo tidak ingin terlalu lama larut dalam kekecewaan. Fokusnya kini tertuju pada upaya merebut kembali gelar WBC kelas menengah super saat menghadapi Christian Mbilli pada Oktober mendatang.
Laga tersebut akan menjadi penampilan pertama Canelo sejak kehilangan seluruh sabuk juaranya dari Crawford. Kemenangan atas Mbilli berpotensi membuka jalan bagi Canelo Alvarez untuk kembali menjadi juara dunia sekaligus memulai babak baru dalam kariernya setelah kekalahan paling menyakitkan dalam beberapa tahun terakhir.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, Canelo Álvarez, Terence Crawford, Kelas Menengah Super
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/canelo-alvarez-ungkap-penyesalan-usai-gelarnya-direbut-crawford
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini